Cikarang Utara, Bekasinews.com.- UPTD Cikarang Utara, mengadakan gerak jalan dalam rangka HUT PGRI ke 64. Acara gerak jalan ini diikuti 78 regu ditambah dari instansi polsek, kecamatan, KUA dan desa. Acara bertempat di depan kantor UPTD. Nasim Surahman Spd, MMpd dalam perayaan HUT PGRI ke 64 antusias peserta baik dari anggota instansi kecamatan, polsek, desa, KUA menyemarakkan acara yang berlangsung. Tujuan dari pelaksaan ini meningkatkan persatuan dan kesatuan baik itu anggota maupun instansi terkait serta mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan. Sebelumnya diikuti lomba – lomba dalam menyamput HUT PGRI ke 64 diantaranya voley putra, juara 1 SMPN 2 juara 2 SMPN 4, Voley putri, juara 1 ranting 3, juara 2 ranting 4. tenis meja putri Juara 1 SMAN1 juara 2 ranting 3, tenis meja putra juara 1 SMPN4 juara 2 SMPN2. Catur 1 MAN, Juara 2 ranting 5. Peserta diikuti dari TK, SD, SMP, SMA, MAN. Ditambahkan Nasim program sertifikasi guru adalah hasil perjuangan dari PGRI, termasuk guru Honorer dan lebih peningkatan menjadi guru PNS 80 % berkat kerjasama PGRI, Jadi PGRI selalu memperjuangkan nasib guru – guru baik itu PNS maupun honorer. Ujang Supriatna Selaku ketua PGRI Kec. Cikarang Utara, pada bekasinews.com mengatakan “gerak jalan adalah simbol untuk memeriahkan HUT PGRI ke 64 disamping kesehatan lebih penting buat jiwa kita. Silaturahmi dengan guru-guru dengan diadakannya gerak jalan baik itu tingkat TK SD, SMP, SMA MAN turut memeriahkan berlangsungnya acara gerak jalan dan pembagian door prize. Lebih Lanjut Untung menuturkan, sepanjang kegiatan ini positif sangat mendukung diadakannya lomba baik itu tingkat guru maupun murid – murid. Acara ini sudah sekian tahun dirayakan dan yang akan datang PGRI lebih melakukan even – even atau lomba – lomba yang lebih meriah lagi, bersatunya guru menjadi pondasi yang kokoh”, tandasnya.. di tempat terpisah juga diselenggarakan hal yang sama di kecamtan setu untuk memperingati Hut PGRI dan Hari Guru Nasional ke-15 Sebanyak empat ratus lima puluh tergabung di organisasi PGRI melaksanakan upacara hari hut PGRI dan hari guru nasional. Turut serta camat selaku inspektur dalam upacara peringatan hari PGRI dan guru acara berlangsung di halaman kecamatan setu. Hadir juga kapolsek dan ramil unsure muspika ,KUA dan para undangan. Memperingati hari ulang tahun PGRI yang ke 64 serta hari guru nasional di tetapkan pada tanggal 25 November yang pada mulanya di dasarkan pada surat keputusan presiden no 78 tahun 1994, kemudian SK tersebut undang -undang no 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen serta peraturan pemerintah no 74 tahun 2008 pasal 35. Menurut ketua PGRI Nana Surya Lesmana MMPD. Jiwa pengabdian, tekad dan semangat persatuan dan kesatuan para guru yang dimiliki secara historis tersebut perlu terus dipupuk, di pelihara dan di kembangkan sejalan dengan tekat semangat era global untuk masa depan bangsa yang cemerlang. Penyelenggaraan peringatan hut PGRI dan hari guru nasional menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan bersama PGRI serta masyarakat . Nana menambahkan peran guru untuk meningkatkan berkembangnnya budaya mutu di kalangan baik itu guru pemangku kepentingan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Untuk itu peran guru meneladani semangat dan dedikasi sebagai pendidik semua anak bangsa’ peningkatan sumber daya manusia yang bermutu. Disamping itu meningkatkan kesadaran dan kepedulian bangsa Indonesia yang terpenting kedudukan peran strategis guru dalam membangun karakter bangsa Indonesia yang bermartabat. Jati diri seorang guru mengedepankan jiwa sosial yang bermartabat luhur sebagai mana yang di tuangkan pendahulu-pendahulu yang mengiklalkan semboyan tutwuri handayani sedangkan jati diri PGRI di samping menurut Nana sebagai organisasi propesi juga sebagai organisasi perjuangan ketenaga kerjaan ketiganya menjadi satu kesatuan dengan sipat unitaristik,indenpenden non partai politik. Berkaitan dengan hal tersebut Nana menegaskan agar para guru dan tenaga pendidik memahami,menghayati dan mengwujudkan jati diri sipat organisasi PGRI tersebut. Kami memberikan bingkisan berupa uang kepada purnabakti guru yang sudah pensiun yang berjumlah enam orang . kedepannya kami selaku anggota dan sekaligus ketua kedepannya PGRI lebih maju dan kita buat halal bi halal purnabakti guru sekecamatan setu agar solaridaritas tampak lebih akrab.Semantara kepala UPTD kecamatan setu Saiman MMPD. Menurutnya guru adalah pendidik episentrum yang menjadi pusat getaran setelah aktivitas pembangunan bangsa , yang di dalamnya merupakan unsur strategis utama kualitas pembelajaran. Dengan wawasan seperti itu temautama peringatan hut PGRI ke 64 dan hari guru nasional tahun 2009 adalah memacu peran stategis pemerintah daerah masyarakat dan guru falam mewujudkan guru propesional,sejahtera,bermartabat dan terlindungi. (M. Joko YP)
|