Sukakarya, Bekasinews.com.- Saluran Sekunder Muara Pandayakan yang berada di Desa Suakalaksana Kecamatan sukakaryaKabupaten Bekasisaat ini sangat memprihatin. Selain dangkal saluran sekunder tersebut kini mulai menyempit dan di penuhi sampah serta rerumput sehingga membuat aliran air yang dapat mengairi sawah petani di Desa Sukalaksana dapat tersendat menyebabkan petani kesulitan mendapat air terutama bagi desa yang paling akhir yaitu Desa Sukakarsa.
Kepala Desa Sukalaksana, Tamin menuturkan ”Saluran sekunder tersebut memang saat ini dangkal dan mulai menyempit, saya berharap adanya normalisasi dari Pemerintah Daerah. Saluran merupakaa andalan petani Desa Sukalaksana untuk mengairi sawah ,kalau saluran tersebut dangkal membuat saluran tersebut tidak dapat menampung air, sehingga jika musim kemarau dapat menyusahkan petani dalam mendapatkan air.
Hal senada juga di katakana Kepala Desa Sukakarsa, Arba yang bertetangga dengan Desa Sukakarsa. Saluran Sekunder kali Ciranggon Desa Sukarsa BKN 9-13 sangat dangkal sehingga perlu di normalisasi karena dangkalnya saluran sekunder kali ciranggon menyebabkan saat musim kemarau petani di Desa saya sangat kesulitan air.
Karena itu di harapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi cepat tanggap menanggapi keluhan masyarakat petani Desa Sukakrsa, untuk menormalisasi saluran Sekunder kali ranggon sepanjang 2 KM yang telah dangkal agar masyarakat petani Desa Sukarsa pada saat musim kemarau tidak kekurangan air untuk mengairi sawahnya yang akan berdampak pada gagal panen.” ujarnya. (M. Zaenuddin)
|