|
Jatiasih, Bekasinews.com.- Kerusakan parah ruas jalan Ratna yang menghubungkan Caman dengan Jatimekar membuat gusar warga setempat, pasalnya Pemerintah Kota Bekasi hanya bisa berjanji tanpa membuktikan janji tersebut.
"Kondisi jalan dipolitisir oleh Pejabat Kota Bekasi, hanya bagian ujung jalan Ratna yang perbaiki, sedangkan bagian tengah rusak parah." jelas Mochamad Irzul bersama puluhan warga lainnya saat melakukan aksi penanaman Pohon pisang di kubangan yang rusak. Sekitar duapuluh warga Jalan Ratna Jatiasih Bekasi Minggu (18/1) pagi menanam puluhan pohon pisang sepanjang 400 meter di jalanan berkubang dan rusak. Mereka sengaja melakukan aksi tersebut mengingat sudah puluhan korban berjatuhan akibat parahnya kondisi jalanan. Pengamatan Bekasinews dilapangan, kubangan dengan diamater 2 - 5 meter terbentuk dimana-mana sepanjang 400 meter. Kendaraan yang melewati jalan Ratna terpaksa harus ekstra hati-hati untuk menghindari kubangan tersebut. "Jika hujan tiba, maka dipastikan korban akan jatuh terutama pengendara sepeda motor," jelas Tokoh masyarakat setempat H. Supriyadi. Ditambahkannya upaya untuk melapor ke Pemda Kota Bekasi selama ini hanya sia-sia belaka, mereka tidak menanggapi laporan masyarakat. Diinformasikannya, saat aksi berlangsung, Camat Jatiasih datang kelokasi dan berjanji untuk meninjau lapangan pada senin esok bersama instansi terkait. "Kami memberikan waktu seminggu kepada Pemkot Bekasi untuk memperbaiki jalan ini," ancam Supriyadi. Ancaman ini didukung oleh puluhan warga, dan rencananya jika Pemkot Bekasi tidak memperbaiki Jalanan yang rusak maka warga sekitar akan memblokir jalan tersebut sampai Pemkot Bekasi mengabulkan permintaan warga. "Kami akan mengerahkan ratusan warga setempat untuk memblokir jalan ini," jelasnya. "Masyarakat bisa saja memperbaiki jalan secara darurat, namun perbaikan tersebut hanya bertahan beberapa hari," ungkap supriyadi menginformasikan upaya warga untuk meminimalisir korban yang sering berjatuhan dikubangan jalan. "Kami minta pejabat Pemkot Bekasi khususnya Walikota datang melihat langsung kondisi jalan ini, jangan hanya berjanji saat kampanye dulu." Pungkas Supriyadi (arh)
|