Chris Mort, orang yang ditunjuk menjadi bos Newcastle oleh Ashley setelah kepergian Freddy Shepherd, pernah membicarakan rencana jangka panjang pemilik baru Newcastle dalam Liga Utama.
Bekasines.com.- Klub Newcastle United menepis laporan pemilik barunya, Mike Ashley akan menjual klub itu ke sebuah konsorsium Islandia. Berbagai laporan dari Islandia mengatai, milyarder dan pengusaha peralatan olah raga Mike Ashley mengadakan pembicaraan dengan Palmi Haraldsson dan Jon Asgeir Johannesson mengenai pengambil alihan senilai sekitar £135 juta.
Namun, seorang juru bicara klub langsung menepis tuduhan itu dan mengatakan: "Ini adalah murni spekulasi. Laporan-laporan ini merupakan berita baru bagi klub kami." Seorang juru bicara Ashley menolak berkomentar mengenai rumor itu. Ashley baru secara resmi menyelesaikan pembelian klub itu sebesar £134,4 juta bulan Juni tahun ini. Chris Mort, orang yang ditunjuk menjadi bos Newcastle oleh Ashley setelah kepergian Freddy Shepherd, pernah membicarakan rencana jangka panjang pemilik baru Newcastle dalam Liga Utama. Ashley dilaporkan menyuntikkan dana baru sekitar £30 juta untuk klub itu minggu lalu dalam upaya untuk meringankan utang sebesar £80 yang dia warisi ketika membeli klub itu. Dia berhasil membujuk keluarga Hall menjual saham mereka sebesar 41,6% di Newcastle senilai £55 juta. Manajer Magpies yang baru Sam Allardyce, yang ditunjuk oleh Shepherd sudah memulai rencana pembentukan kembali timnya. Allardyce mengeluarkan banyak uang, membeli Joey Barton, David Rozehnal, Alan Smith dan Jose Enrique dan menjual Scott Parker dan Kieron Dyer ke West Ham. Sumber : BBC
|