Salah Lihat
Oleh Firman Rudiansyah    Selasa, 27 September 2011 09:19    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

MATA ibarat sebuah teropong. Ia bisa digunakan untuk melihat apa saja yang ada di muka bumi ini. Mulai dari melihat sesuatu yang indah-indah hingga melihat sesuatu yang dapat menyesakkan dada. Baik melihat dari jarak dekat maupun dari jarak jauh. Ya, seperti itulah di antara sekian banyak fungsi mata bagi manusia.

Lewat mata, manusia juga bisa menyaksikan bagaimana indahnya saat matahari terbit dari sebelah timur hingga terbenam di ufuk barat. Bersama mata, manusia juga bisa menyaksikan keindahan alam bawah laut maupun melihat keindahan permukaan bumi dari atas pesawat. Melalui mata, manusia bisa membedakan antara gelap-terang dan pagi, siang maupun malam hari.

Begitu pentingnya fungsi mata, sampai-sampai ada orang yang --- karena sesuatu hal mengakibatkan fungsi matanya jadi terganggu --- berani bayar mahal hanya karena ia ingin matanya bisa berfungsi dengan baik. Dan tidak sedikit pula orang yang jadi patah arang, lalu memilih jalan pintas dengan cara mengakhiri hidupnya, hanya karena kedua bola matanya tak bisa berfungsi dengan baik.

Yang jelas, jika kedua bola mata kita tak dapat berfungsi dengan baik, maka dunia yang penuh dengan hiruk-pikuk ini pun akan terasa gelap. Dalam kondisi yang serba gelap itulah, otomatis kaki dan tangan kita pun bakal tak dapat berfungsi secara maksimal. Dan, satu hal yang sudah pasti, selama kita tidak bisa melihat dengan baik, maka boleh jadi, kaki kita kelak akan lebih sering mengalami benturan saat kita sedang berjalan dalam kegelapan tersebut. Begitulah resikonya kalau mata kita tidak bisa melihat. 

Selain, sudah barang tentu, tatkala mata kita tidak bisa melihat, maka selama itu pula kita tidak akan bisa menyaksikan bagaimana cantiknya seorang perempuan dan bagaimana gantengnya seorang lelaki yang berada di depan kita. Termasuk tidak bisa mengetahui secara pasti perbedaan antara uang seratus ribu dengan uang seribu rupiah. Sebab, ukurannya sama.

***

KARENA fungsi mata itu adalah untuk melihat, maka sudah barang tentu, tidak semua hal yang bisa dilihat, otomatis harus dilihat oleh mata. Pasalnya, ada yang boleh dilihat dan ada pula yang tidak boleh dilihat melalui mata. Misalnya, melihat perempuan cantik yang bukan muhrimnya, atau melihat gambar dan film porno, baik sendirian maupun beramai-ramai.

Mengapa kok  tidak diperbolehkan? Bukankah hal tersebut tidak melanggar HAM? Sebab, dikhawatirkan, setelah melihat perempuan cantik yang bukan muhrimnya itu, atau setelah melihat gambar dan film porno, tiba-tiba orang yang punya mata tersebut ’kesetrum’ setan lalu menjadi gulung koming dan mabuk kepayang. Kalau hal itu sampai terjadi, tentu akan sangat berbahaya, bukan? Apalagi kalau dia belum punya ’pasangan tanding’ yang resmi. Bisa celaka dua belas.

Bagaimana kalau mata kita, misalnya, ’diberdayakan’  atau ’dikaryakan’ untuk melihat istri tetangga kita yang lagi duduk di depan terasnya? Wooow ... perbuatan satu ini, selain tidak pantas untuk dilakukan, juga dapat mengundang masalah yang bisa berakhir jadi malapetaka bagi Anda. Apalagi kalau sampai suami dan keluarganya tahu, bisa-bisa Anda akan diseret ke pengadilan atas tuduhan telah melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan.  Yaitu nginjen (mengintip) istri tetangga.

Lebih berbahaya lagi kalau ngintip  istri tetangga sedang mandi atau sedang melakukan ’ibadah khusus’. Perbuatan semacam ini, kalau sampai ketahuan orang yang diintip, lalu dia kemudian teriak-teriak maling, alamat akan habislah riwayat Anda. Sebab, masyarakat akan dengan senang hati memberi bogem mentah gratis kepada Anda. Dijamin bakal babak-belur wajah Anda. Pilihan berikutnya adalah: masuk rumah sakit, masuk bui  atau malah masuk liang kubur?

Karena efek negatif yang bakal ditimbulkan dari melihat sesuatu yang bukan haknya untuk dilihat itu sangatlah menakutkan, maka sudah sepantasnyalah jika Anda jangan sembarangan dalam memperlakukan fungsi mata Anda. Sebab, yang bakal menanggung rugi dari akibat perbuatan tersebut adalah diri Anda sendiri. Tidak percaya? Silahkan Anda coba dan Anda rasakan sendiri akibatnya.

***

BAGAIMANA fungsi mata bagi aparat intelejen dan para penembak jitu (sniper)? Wah ... kalau untuk mereka, fungsi mata betul-betul sangat vital. Sebab, kalau mereka sampai salah lihat, efeknya bisa sangat berbahaya. Tidak saja bagi orang yang sedang dilihatnya, tapi juga bagi keselamatan dirinya sendiri.

Coba saja Anda bayangkan. Kalau sampai aparat intelejen kita tidak bisa membedakan mana musuh yang bakal mengancam keselamatan negara dengan mana rakyat biasa, wah bisa celaka republik ini. Gara-gara salah lihat, bakal banyak orang yang tak bersalah menjadi penghuni tetap hotel prodeo. Demikian juga halnya bagi para sniper. Kalau mereka sampai salah dalam melihat sasaran tembaknya, maka bisa-bisa orang yang tak bersalah bakal menjadi korban salah tembak. Ya ... kalau orang yang salah tembak itu tidak mati. Kalau sampai dia mati, bagaimana? Belum lagi kalau keluarganya tidak terima, wah makin runyam urusannya. Apalagi kalau kasus salah tembak itu sampai tercium para wartawan, makin kacaulah urusannya.

Karena pentingnya melihat sesuatu persoalan itu secara benar, maka tak heran jika sejak awal, proses seleksi penerimaan calon aparat intelejen dan sniper tersebut, betul-betul sangat ketat. Tak peduli bagaimana pun cantik, ganteng dan cerdasnya Anda, yang penting mata Anda harus bisa berfungsi dengan baik dan benar. Jadi, meskipun Anda  punya katabelece, yakinlah, petugas yang akan menyeleksi Anda tentu tidak akan berani menerima Anda.

Di sejumlah lembaga lain pun, saya kira, pasti akan melakukan hal yang sama saat mereka merekrut karyawan barunya. Misalnya di lembaga perhubungan, TNI, kesehatan, perdagangan dan industri serta lembaga keuangan. Apalagi kalau Anda ingin melamar kerja di lembaga pencetak uang negara, jelas fungsi mata sangatlah vital. Pasalnya, di lembaga tersebut, Anda dituntut untuk harus bisa membedakan mana uang palsu dan uang betulan. Apalagi jika Anda bekerja di percetakan. Jika mata Anda ’bermasalah’, tentu akan banyak penerbit yang complain kepada Anda.

Yang jelas, kalau pun ada lembaga yang tidak mempersyaratkan pentingnya seorang karyawan itu bisa melihat secara baik dan benar, maka lembaga tersebut tak lain adalah sekolah khusus untuk para penyandang cacat tunanetra. Sebab, di lembaga ini, diperbolehkan orang yang tidak bisa melihat dengan baik dan benar untuk mengajar orang yang juga tidak bisa melihat dengan baik dan benar.

Selain di tempat tersebut, Anda juga boleh berkarya lewat kesenian atau lewat tarik suara. Jika Anda yakin suara Anda cukup merdu, maka Anda tidak perlu ragu untuk melangkah ke dunia satu ini. Sebab, ada banyak seniman yang tidak bisa melihat dengan baik dan benar, tapi bisa meraih sukses di tingkat internasional. Contohnya, penyanyi berkulit hitam dan berambut gimbal yang diberi nama Steve Wonder. Meski dia tak bisa melihat, tapi dia bisa menghipnotis ribuan penggemarnya di seluruh dunia. Anda berminat? ?

 

*Firman Rudiansyah adalah wartawan dan penulis buku

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.