Krisis Argumentasi Bisa Melanda Kaum Muda
Oleh Administrator    Sabtu, 31 Desember 2011 16:00    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Jakarta, Bekasinews.com.- Demikian kira-kira benang merah yang bisa diambil dari diskusi akhir tahun dan pelantikan pengurus kecamatan Rengas Dengklok, Karawang Jawa Barat, Persaudaraan Alumni Mahasiswa Yogyakarta, yang berlangsung di Pondok Pesantren Bani Ali, kecamatan Rengas Dengklok, Karawang Jawa Barat, pagi tadi (31/12).

Pengalaman organisasi, sikap politik dan kritisisme dimasa lalu sangat menentukan kaum muda untuk dapat menentukan langkah pengabdiannya pada masyarakat.

"Cara berpikir dan gaya bicara yang tidak terorganisir  menunjukan sosok tersebut sedang dalam posisi kehilangan agenda atau tidak, nantinya akan terlihat," Ujar Emay Ahmad Maehi Ketua Persaudaraan Alumni Mahasiswa Yogyakarta Wilayah Jawa Barat.

Menurut sosok yang juga Ketua GP Ansor Karawang ini, kepemimpinan kaum muda ada di gagasan, jadi mengabdi di organisasi manapun, asal nalarnya benar, negara pasti membutuhkan.
 
Hal senada juga disampaikan Wisnu Agung Prasetya, pengurus pusat Persaudaraan Alumni Mahasiswa Yogyakarta. 

Dalam sambutan pelantikan, krisis dialektika dimana tidak mampu mendefinisikan kebutuhan perubahan ditengah masyarakat, adalah awal dari krisis argumentasi.

Wisnu mengambil contoh, persoalan silang sengketa century mengacu pada dua norma pokok, yakni hukum dan akuntansi. Namun banyak pihak melalaikan dan cenderung berspekulasi bahkan wilayah etis pun telah ditinggalkan.

"Pernyataan Adi Masardi tentang Andi Arief badut SBY-Boediono adalah contoh baik dari orang yang bicaranya tidak terorganisir, kehilangan substansi, dan akhirnya kehilangan agenda,"tutur Wisnu yang juga salah satu Asisten Staf Khusus Presiden SBY.

Argumentasi sangat penting, bukan saja supaya kita tidak terlihat tolol, namun lanjut Wisnu, lahir dari akal sehat yang di tanami oleh pemikiran luhur perasaan kebangsaan yang utuh untuk mencari solusi, dan menghindari fitnah atau spekulasi, dengan mengedepankan kebenaran bukan kemenangan.

"Sebagai contoh, nasabah terbesar Antaboga Sekuritas berinisial BS, bukan berarti dengan mudah lantas berspekulasi itu Bambang Soesatyo, dan bukan Budi Sampoerna. Ini bukan berarti kita tidak boleh berspekulasi, asal basis data dan faktanya akurat, silahkan berspekulasi  terserah saja, sampaikan pada yang berwenang, secara normatif toh KPK yang akan membuktikannya, " pungkas  Wisnu disambut ketawa dan tepuk tangan. 

Terpilih formatur baru Persaudaraan Alumni Mahasiswa Yogyakarta (PAMY), Iwan ipawi sebagai ketua formatur yang akan bekerja dikecamatan Rengas Dengklok hingga 2 tahun kedepan.(surya)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.