| TKI Asal Batu Beleq Lombok Tengah Hilang Di Madinah Selama Tiga Tahun | ||||
|
![]() Pihak Keluarga berharap Gubernur NTB Bisa Menanyakan Keberadaan Idayana Lombok Tengah, Bekasinews.com.- Berbagai macam upaya yang dilakukan Idayana binti Udin umur 22 tahun asal Dusun Batu Beleq Desa Pengembur kecamatan pujut Lombok Tengah untuk menghidupi keluarganya. Kemiskinan didalam keluarganya memutuskannya untuk meninggalkan kampung halamanya merantau menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke arab saudi dimadinah tiga tahun yang lalu. "Pada tahun 2007 atau sekitar tiga tahun yang lalu idayana binti Udin berangkat menjadi TKI ke Arab saudi Madinah," demikian dijelaskan Herman Keluarga Idayana Bt Udin dikediamannya. Pemberangkatan Idayana BT Udin, menurut Herman, pihak keluarga telah menyerahkan ke salah satu PT Bajri Putra Mandiri yang kepala cabangnya di Loteng bernama Zaenuddin asal Desa Kawo Kecamatan Pujut Loteng . Beredar khabar Idayana sampai di Jakarta bernasib sial, pasalnya ia tidak lulus interview di PT Bajri. Kemudian ada khabar dibawalah Idayana ke PT Vita Melati Indonesia yang pada waktu itu kepala cabangnya diloteng Haji Lalu Ahyar alamat Desa kawo kecamatan Pujut Lombok Tengah. Setelah selesai proses pemberangkatan TKI pada umumnya Idayanapun diberangkatkatkan ke Arab Saudi menuju ke madinah. Selang beberapa minggu Idayanapun mengabarkan pada keluarganya dia sampai ke Arab Saudi dengan selamat di Madinah dan sudah bekerja mendapatkan majikan yang baik." jelas Herman. Menariknya setelah Idayani BT Udin sudah mengabarkan ia sudah sampai di Madinah Khabarnya pun hilang, jangankan surat kahabarnyapun hilang ditelan bumi. Kepanikan dipihak keluargapun berlanjut dengan menghilangnnya Idayana, setahun kemudian tahun 2008 pihak keluarga sudah seringkali melaporkan kepihak PJTKI dan Dinas tenaga kerja Lombok Tengah namun sudah belangsung tiga tahun khabar dari dinas setempat hilang bagi ditelan bumi. Pihak keluarga seringkali menelpon kepihak PT dan Majikannya di Arab saudi Madinah namun pihak majikan di Madinah Arab Saudi tidak memberitahukan dengan jelas keberadaan alamat Idayani binti Udin di Madinah sampai sekarang. "Kami tidak tahu nama yang dimaksud, seraya mematikan hpnya." kata majikannya yang ada di Madinah kutip Herman meniru jawaban dari majikannya di Madinah. Saat ini pihak keluarga tidak bisa lagi menghubungi Idayana karena tidak ada biaya untuk menyelidiki keberadan keluarganya tersebut. Herman berharap kepada Gubernur NTB untuk menanyakan keberadaan Idayana sebab pihak keluarga sangat rindu dengan khabar Idayana yang sudah menghilang tiga tahun. “Semoga dengan diterbitkan ke media ini, kita pihak keluarga bisa tahu keberadaan Idayana tentunya dengan bantuan Gubernur NTB.(Toh)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|








