Jakarta, Sumbawanews.com.- Teritorial TNI mempunyai tugas agar masyarakat mempunyai kepedulian dan kepekaan terhadap permasalahan geografi, demografi dan kondisi sosial Indonesia. Demikian sepenggal pengarahan Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo pada pembukaan Rapat Koordinasi Teritorial (Rakorter) TNI tahun 2012, di Mabes TNI Cilangkap Jakarta, Selasa (31/1).
Selanjutnya Kasum TNI menyatakan, bahwa wujud permasalahan terhadap geografi, demografi dan kondisi sosial Indonesia antara lain mengenai penghijauan, pembangunan, keharmonisan dalam keberagaman dan wawasan nusantara, keluarga berencana serta kesehatan, sehingga apabila terjadi konflik horizontal yang anarkhis karena suku, agama dan ras yang menyebabkan masyarakat menjadi radikal maka kegiatan pembinaan teritorial dianggap gagal.
Diakhir pengarahannya, Kasum TNI menyampaikan harapan antara lain pertama, agar Operasi Teritorial dan Operasi Intelijen dapat diselenggarakan secara sinergi untuk mendukung upaya deradikalisasi sehingga tidak terjadi disintegrasi; kedua, waspadai peningkatan gangguan yang akan terjadi di tahun 2012 sehingga dapat diantisipasi; ketiga, pembinaan teritorial berperan dalam deradikalisasi; dan keempat laksanakan koordinasi serta kerjasama dengan komunitas intelijen dalam upaya deradikalisasi.
Rakorter TNI 2012 di ikuti oleh 140 peserta terdiri dari TNI AD 63 orang, TNI AL 45 orang, TNI AU 23 orang, dan peninjau 9 orang, dengan tema “Sejalan dengan Proses Reformasi Birokrasi TNI, aparatur teritorial di tuntut mampu berpikir, bersikap dan bertindak sesuai dengan tantangan tugas yang semakin kompleks”.
Usai pembukaan Rakorter TNI tahun 2012, Kasum TNI menyerahkan trofi dan penghargaan kepada para pemenang Lomba Karya Tulis Teritorial TNI tingkat Perwira Menengah (Pamen). Sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/49/I/2012, sebagai Penulis Terbaik I adalah Letkol Arh Ramses L Tobing, S.T (Dansatdik Pusdikter Pusterad) dengan judul karya tulis : Konsepsi penyelenggaraan Komunikasi Sosial TNI AD dalam menanamkan nilai Bhinneka Tunggal Ika pada pendidikan dasar untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa; Penulis Terbaik II adalah Kolonel Inf Sugiyono (Kapendam V/Brw) dengan judul karya tulis : Optimalisasi peningkatan komunikasi dengan media sebagai sarana pembentukan opini guna mewujudkan kondusifitas wilayah; dan Penulis Terbaik III adalah Mayor Lek Yudhi Eko Santoso (Dansathar 53 Depohar 50 Lanud Adi Sumarmo Solo) dengan judul karya tulis: Aktualisasi pembinaan teritorial TNI kepada masyarakat melalui pengembangan tekhnologi informasi dan komunikasi multimedia sebagai salah satu upaya dalam mendukung terwujudnya Sishankamrata.
Sedangkan Penulis Harapan I adalah Kolonel Chk Edy Imran, SH., M.Si (Kaotmil 1-02 Medan Babinkum TNI) judul karya tulis : Konsepsi peningkatan kemampuan Komunikasi Sosial Prajurit TNI dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi di bidang pertahanan negara; dan Penulis Harapan II adalah Letkol Laut (P) Ridwan Prawira, SH., ST (Dansepasarmil Pusdiksarmil Kobangdikal) judul karya tulis : Membangun karakter dan kesadaran bela negara pemuda dalam kehidupan kebangsaan Indonesia guna mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. (sn01)
|