 Jakarta, Bekasinews.com.- Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., secara resmi menutup Latihan Gabungan (Latgab) Pasukan Khusus TNI “Tri Matra V” tahun 2011 di Lapangan Pulau Payung, Pulau Seribu, Jum’at (23/12). Penutupan Latgab ditandai dengan penanggalan tanda peserta Latgab Pasukan Khusus TNI oleh Panglima TNI. Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan bahwa mencermati akibat yang ditimbulkannya terorisme dapat disebut sebagai kejahatan tanpa pandang bulu, karena terorisme tidak saja menghancurkan target yang menjadi sasarannya, tetapi juga dapat membunuh rakyat tak berdosa, kapan saja dan di mana saja. Untuk itu, tiada kata lain bagi bangsa, bagi negara dan bagi masyarakat untuk menangkal dan mencegah serta menggagalkan aksi-aksi terorisme, melalui pengerahan dan sinergi segenap sumber daya yang dimiliki oleh seluruh komponen bangsa Indonesia. Meskipun strategi untuk menghadapi terorisme dilakukan melalui upaya pencegahan, tetapi kalau tetap terjadi, TNI wajib melakukan tindakan penanggulangan sesuai prosedur yang berlaku. Latgab Pasukan Khusus TNI 2011 yang telah dilaksanakan merupakan salah satu jawaban strategis dalam memberikan efek tangkal guna menghadapi kemungkinan kontijensi terhadap niat kelompok tertentu yang ingin mengganggu stabilitas keamanan NKRI. Kehandalan Pasukan Khusus TNI dalam menanggulangi terorisme di tanah air merupakan daya peningkat trust dan kredibilitas Indonesia dalam memberikan jaminan keamanan dan stabilitas nasional di mata internasional. Lebih lanjut Panglima TNI mengharapkan, Latgab Pasukan Khusus TNI Tri Matra V ini dapat meningkatkan profesionalitas, sinergitas, kapasitas dan kapabilitas Pasukan Khusus TNI, baik unsur pimpinan maupun pembantu pimpinan dalam merumuskan rencana operasi, melaksanakan dan mengendalikan operasi, serta mengevaluasi pasca operasi penanggulangan terorisme secara tepat, cepat dan efektif. Sebelum upacara penutupan, Panglima TNI didampingi Kasal, Kasau, Irjen TNI, para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI dan rombongan lainnya menyaksikan Pasukan Khusus TNI (Sat-81 Kopasus TNI AD, Denjaka Marinir TNI AL dan Den Bravo Paskhas TNI AU) melaksanakan penerjunan sebelum fajar di lapangan Pulau Payung, dilanjutkan menuju sasaran pokok untuk melumpuhkan terorisme dan menyelamatkan warga sipil yang disandera.(sn01)
|