Subsidi BBM Dipertanyakan
Oleh Erwin Siregar    Senin, 12 Desember 2011 20:19    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
JAKARTA, Bekasinews.com.- Anggota Komisi VII Muhamad Syafruddin dari Fraksi PAN ini kembali mempertanyakan sejauh mana tugas dari para elit penegak hukum dan BPH Migas, pasalnya pemakaian Subsidi BBM sudah melebihi kuota."Subsidi untuk BBM saja saat ini sudah mencapai Rp 12,6 Trilyun, trus yang jadi pertanyaan siapa penikmat subsidi ini, apakah masyarakat miskin murni atau pengusaha, sehingga Subsidi ini penting dipertanyakan."Jelas Syafrudin, Senin (12/12/2011) saat dihubungi melalui Telp seluler. 
 
Ditempat terpisah, Mochamad Harun, VP Corporate Communication menyebutkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sudah mencapai angka 39,23 juta kiloliter (KL) sampai dengan 11 Desember 2011. Untuk diketahui, kuota BBM subsidi sebesar 40,4 juta kiloliter dalam APBN-Perubahan 2011.
 
Dengan perhitungan tersebut, maka kuota hingga 11 Desemberi 2011 adalah 38,15 juta KL. Diuraikannya, konsumsi BBM subsidi tersebut terdiri dari 24 juta KL premium, 1,6 juta KL minyak tanah dan 13,64 juta KL solar. 
 
“Angka konsumsi tersebut berarti mencapai 102,8 persen dari kuota subsidi per 11 Desember 2011 berdasarkan APBN-P. Kuota BBM bersubsidi total adalah 40,36 juta kl sampai akhir tahun, atau 38,15 juta KL per 11 Desemberi 2011,” Harun mengungkapkan di Jakarta, Senin (12/12/2011).
 
Dibandingkan dengan kuota per 11 Desember 2011, realisasi konsumsi yang terbesar terjadi pada produk premium yaitu mencapai 103,6 persen. Realisasi konsumsi solar mencapai 102,7 persen, sementara realisasi konsumsi minyak tanah mencapai 95,1 persen.
 
Ia mengungkapkan juga bahwa realisasi konsumsi yang melebihi kuota terutama terjadi di beberapa di wilayah Pulau Sumatera, Pulau Jawa, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.
 
“Pertamina memastikan di sisi stock dan pendistribusian tidak terdapat kendala yang berarti. Stok BBM saat ini mencapai 3,86 juta KL atau mencapai 20 hari. Pertamina terus berusaha memastikan BBM bersubsidi terdistribusi dengan baik,” ungkapnya.
 
Pada saat bersamaan Pertamina juga meminta instansi terkait untuk mencegah terjadinya penyelewengan penggunaan BBM. Masyarakat yang mengetahui hal tersebut juga diminta partisipasinya untuk melaporkan kepada pihak berwajib.
 
Sebelumnya, diberitakan kuota BBM bersubsidi diperkirakan habis pada minggu ketiga Desember. Diperkirakan tambahan kuota tersebut sebesar 500 ribu hingga 1 juta kiloliter (KL) hingga akhir tahun. Dirjen Migas Kementerian ESDM Evita Legowo mengakui kuota BBM bersubsidi tidak akan cukup hingga akhir tahun.(Erwin Siregar)
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.