|
Panglima TNI Irup HUT ke-40 KORPRI
|
|
Oleh Administrator
Selasa, 29 November 2011 23:03 |
|
|
|
|
Jakarta, Bekasinews.com.- Korpri sebagai bagian utama dari jalannya roda pemerintahan, dituntut untuk meningkatkan profesionalismenya, pelayanan terbaiknya kepada masyarakat, dan tetap memelihara netralitasnya sebagai aparatur pemerintahan. Demikian sambutan tertulis Presiden Republik Indonesia Dr. Susilo Bambang Yudhoyono selaku Penasehat Nasional Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang dibacakan oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E selaku Inspektur Upacara pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-40 Korpri di lapangan upacara Mabes TNI AU Cilangkap Jakarta, Selasa (29/11). Adapun tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Dengan Semangat HUT ke-40 Korpri Kita Tingkatkan Pembinaan Jiwa Korpri dalam Kebhinekaan guna memperkokoh Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta mendukung keberhasilan pelaksanaan Reformasi Birokrasi”. Tema HUT Korpri tahun ini memiliki tiga kata kunci utama yang sangat penting untuk kita jalankan bersama. Pertama, meningkatkan pembinaan jiwa Korpri dalam kebhinekaan; Kedua, memperkokoh persatuan dan kesatuan NKRI; dan Ketiga, mendukung keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi. Ketiga kata kunci itu memiliki keterkaitan satu sama lain, yang sangat penting dalam keberhasilan pelaksanaan tugas aparatur pemerintah. Selaku Penasehat Nasional Korpri, Presiden RI ingin menyampaikan beberapa pesan dan harapan kepada seluruh anggota Korpri di manapun saudara bertugas dan berada. Pertama, mari kita sukseskan seluruh agenda percepatan pembangunan menuju tercapainya Indonesia sebagai negara maju. Tingkatkan profesionalisme dan kompetensi sebagai aparatur negara. Pelihara dedikasi, integritas, dan loyalitas yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Tampilkan Korpri sebagai organisasi kedinasan yang netral dan profesional. Pedomani Keputusan Presiden nomor 24 tahun 2010 tentang pengesahan anggaran dasar Korpri. Kedua, sikapi secara responsif dan konstruktif berbagai kritik dari masyarakat, dengan melakukan inovasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta pelayanan birokrasi yang makin murah, makin cepat, makin mudah, dan makin baik. Ketiga, mari kita wujudkan tata pemerintahan yang baik. Bangun budaya birokrasi yang kredibel dan akuntabel. Lanjutkan upaya pemberantasan korupsi dan perilaku koruptif di semua lini birokrasi. Keempat, laksanakan tugas pengabdian dengan penuh tanggung jawab, jangan kecewakan rakyat. Bekerjalah segiat mungkin, berikhtiarlah dengan penuh disiplin, dan kedepankan rasa tanggung jawab dengan semangat untuk berbuat yang terbaik. Jadikan pelaksanaan tugas pengabdian sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kelima, secara khusus dalam menyikapi pemilihan kepala daerah di berbagai daerah pada tahun 2012 mendatang, saya minta segenap anggota Korpri untuk bertindak profesional dan proporsional. Pegang teguh komitmen netralitas, hindarkan semua bentuk politik praktis, dan pastikan keberpihakan dan loyalitas Korpri tegak lurus hanya kepada bangsa dan negara. Keenam, amalkan doktrin Korpri "Bhinneka Karya Abdi Negara". Pastikan bahwa Korpri walaupun melaksanakan tugas di berbagai bidang dengan karya yang beragam, tetapi tetap satu dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Pada kesempatan ini, Panglima TNI juga menyematkan kepada tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI yang mendapat tanda penghargaan dari negara antara lain : Sih Rahayu - Satya Lencana Karya Satya 30 Tahun, Sumaryanti - Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun dan Ir. Catur Sulistiyani - Satya Lencana Karya Satya 10 tahun. (sn01)
|