| Abdullah Hehamahua Mendapat Dukungan Sebagai Capim KPK | ||||
|
|
Jakarta, Bekasinews.com.- Mengingat memasuki masa berakhirnya jabatan Ketua KPK maka Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), mulai fokus membahasa calon peminpin KPK yang baru kedepan. Berbagai nama bermunculan saat hendak melakukan fit and propertest. Namun beberapa anggota DPR RI kelihatannya mendukung calon pimpinan KPK, Abdullah Hehamahua. Dia dinilai memiliki kemampuan, untuk menjadi pimpinan lembaga superbody tersebut untuk pemberantasan korupsi. Hal ini disampaikan Anggota DPD RI, Anna Latuconsina, kepada Wartawan, di Jakarta, Rabu (23/11). Anna merupakan anggota Panitia Akuntabilias Publik (PAP) DPD RI. PAP beberapa waktu lalu telah melakukan rapat dengan delapan calon anggota KPK untuk mendengarkan visi dan misinya. Yang hadir saat itu termasuk Hehamahua. Anna mengatakan, dilihat dari lidership, integritas, kompetensi, komitmen dan independensi, Abdullah Hehamahua pantas menjadi salah satu pimpinan KPK. Selain Hehamahua, nama Bambang Widjojanto juga sangat berpengaruh di kalangan senator. Kedua orang ini disebut-sebut sangat layak. “Kami menganggap kedua orang ini sangat layak,” kata Anna. Hehamahua saat ini tengah mendapat sorotan dari para politisi di senayan terutama komisi III DPR RI. Beberapa fraksi bahkan sudah memberikan sinyal tidak menjagokan Hehamahua. Seperti F-PKS. Meskipun partai berbasis Islam tersebut menyebut masih membuka kesempatan. Sebelumnya Partai Golkar juga disebut-sebut menjegal Hehamahua. Namun hal ini dibantah oleh Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Bahwa Golkar tidak menjegal Hehamahua. Para politisi di Senayan rata-rata menilai Hehamahua sulit diajak kompromi. Hal ini yang membuat mereka kurang menjagokan Hehamahua. Sebelumnya, kepada sejumlah media di Jakarta, Hehamahua menanggapi penilaian para anggota DPR, dia mengatakan dirinya tidak mau menggalang dukungan atau meminta dukungan kepada DPR terutama fraksi-fraksi atau anggota Komisi III untuk dipilih menjadi pimpinan KPK. Karena ini hanya akan menghalanginya menjadi pimpinan KPK, dan sangat mengganggu kerja-kerja KPK nantinya jika beliau menjadi ketua KPK. Dia mengkhawatirkan jika meminta dukungan akan ada tawaran-tawaran atau kompromi tertentu. Ini harus dihindari. Dia mengatakan, dirinya tidak merapat ke kekuatan politik tertentu untuk meminta dukungan semata-mata agar terpilih. Namun dia menitik beratkan kepada keputusan Tuhan. Kata dia, jika Tuhan berkehendak dirinya terpilih, maka tidak ada kekuatan yang bisa menghalanginya. Begitu juga sebaliknya. Sebelumnya PPP telah menyatakan dukungan kepada Hehamahuan bersama dengan empat calon pimpinan KPK lainnya. PPP menganggap Hehamahua layak menjadi pimpinan KPK. Penilaian kepribadian Hehamahua yang dekat dengan Agama menjadikan PPP jatuh hati dengan Hehamahua. Sebelumnya juga dukungan datang dari mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie. Menurutnya, Hehamahua bak malaikat. Tingkat religiusitasnya sangat tinggi. Jimly orang seperti Hehamahua sangat layak meminpin KPK kedepan. Proses seleksi pimpinan KPK berlangsung di Komisi III DPR RI mulai Senin (21/11) dan sampai hari ini belum selesai dibahas. Fit and proper test ini terhenti, karena Komisi III menemukan kejanggalan dalam administrasi para calon pimpinan KPK. Di mana dalam formulir laporan harta kekayaan negara, terdapat nama Taufiqurahman Ruqi, Ketua KPK yang lama. Komisi III akhirnya menunda fit and proper test sambil menunggu klarifikasi dari Panitia Seleksi Pimpinan KPK di bawah koordinir Kementerian Hukum dan HAM. fit and proper test akan dilangsungkan besok 24 /11. Namun Komisi III mengisyaratkan sebelum tanggal 18 Desember Komisi Hukum itu sudah harus memperoleh empat nama pimpinan KPK dari delapan nama yang ada. (Erwin)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|








