Jakarta, Sumbawanews.com.- Para perwira telah mengikuti proses mengisi dan meningkatkan kapasitas diri secara intensif, sekaligus memperkuat soliditas dan solidaritas sesama perwira TNI, serta menjalin hubungan yang harmonis dengan perwira dari mancanegara sebagai “kader pimpinan“, di masa depan. Demikian dikatakan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. pada upacara penutupan Pendidikan Reguler XXXVIII Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI tahun 2011 di Sesko TNI Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/11). Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, dalam kurun waktu 5 sampai 10 tahun ke depan, cepat atau lambat secara normatif para perwira akan sampai pada “level“ dan “posisi“ kepemimpinan yang amat strategis untuk membawa TNI menjadi lebih baik di masa mendatang. Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan beberapa atensi dan harapan antara lain senantiasa meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; jangan berhenti belajar, dan menggali berbagai pengetahuan untuk meningkatkan kualitas dan profesionalitas; meningkatkan terus kemampuan analisis dan penalaran terhadap setiap perkembangan lingkungan strategis; mantapkan tradisi kepemimpinan militer sejati yang kokoh dan efektif serta utamakan kearifan dan keteladanan dalam segala pikiran, sikap dan tindakan sehari-hari. Pendidikan Sesko TNI tahun 2011 diikuti 100 siswa yang terdiri dari 42 orang perwira siswa dari TNI Angkatan Darat, 29 siswa TNI Angkatan Laut, 24 siswa TNI Angkatan Udara serta 5 siswa manca negara seperti Australia, India, Singapura, Malaysia, PNG. Lulusan terbaik yang mendapatkan penghargaan Wira Adi Nugraha pada Sesko TNI Dikreg XXXVIII tahun 2011 adalah Kolonel Kav Abdul Rahman Made (TNI AD), Kolonel Mar I Ketut Suarya (TNI AL), Kolonel Pnb Tatang Hariyansyah (TNI AU). Untuk Karya Tulis terbaik diraih oleh Kolonel (P) Robert Wolter T. (bn01)
|