Jakarta, Bekasinews.com.- Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI Langgen Sulistiyono mencanangkan Penggarapan KB Kepulauan di 18 Provinsi kerjasama antara TNI dengan BKKBN di Lapangan Upacara Lantamal IX Ambon, Kamis (17/11). Panglima TNI mengatakan dalam amanat yang dibacakan Aster bahwa Beliau menyambut baik Pencanangan Penggarapan KB di Kepulauan, hal ini sejalan dengan Tugas TNI dalam Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, dimana Tugas Pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. “Saya garis bawahi disini adalah menjaga keutuhan NKRI, dengan penggarapan KB Kepulauan ini telah terjadi simbiosis muatualisme dimana TNI bersama BKKBN sebagai representasi Pemerintah Pusat, Pemda Provinsi/Kabupaten/ Kota dan Komponen Bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI. Bagi TNI, NKRI dari Sabang sampai Merauke sudah final atau ekstrimnya harga mati, NKRI merupakan 1 (Satu) dari 4 (Empat) Pilar Kebangsaan/Konsensus Nasional yang telah kita sepakati bersama yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika”, kata Panglima TNI. Panglima TNI menilai bahwa kegiatan Pencanangan Penggarapan KB Kepulauan di Kota Ambon Provinsi Maluku sangat tepat, karena Provinsi Maluku merupakan daerah yang tertinggi tidak terlayani (unmeet need) pelayanan KB untuk Wilayah Indonesia Timur dan dapat dijadikan provinsi perintis dalam menyukseskan penggarapan Program KB Kepulauan, serta untuk diikuti oleh 18 provinsi lainnya yaitu Provinsi NAD, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Timur, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulut, Sulsel, Sulteng, Sultra, Kalteng, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat. TNI akan tetap konsisten membantu revitalisasi Program KB Nasional yang dimplementasikan melalui Bakti Sosial KB KES, dan sekarang ini penggarapan KB Kepulauan dengan memberdayakan Satuan Komando Kewilayahan di kepulauan, Rumah Sakit Terapung TNI AL dan dengan memanfaatkan operasi rutin yang dilaksanakan yaitu TNI AD dengan Manunggal Membangun Desa, TNI AL dengan Surya Bhaskara Jaya dan TNI AU dengan Pelangi Nusantara. “Dalam perspektif pertahanan negara, keikutsertaan TNI dalam percepatan revitalisasi Program KB merupakan wujud kepedulian TNI untuk membantu keberhasilan Program KB sehingga diharapkan dapat mewujudkan keberhasilan pembangunan di bidang kesejahteraan dalam upaya mewujudkan ketahanan nasional, keterpaduan dan kebersamaan yang dilandasi dengan jiwa persatuan dan kesatuan serta semangat kebangsaan yang tinggi dari segenap komponen bangsa merupakan modal yang besar dalam melaksanakan pembangunan”, kata Panglima TNI dalam amanat Pencanangan Penggarapan KB Kepulauan yang dihadiri oleh Kepala BKKBN Pusat Dr. Dr. Sugiri Syarif, MPA, Wakil Gubernur Maluku Ir. Said Assegaff, Pangdam XVI/Pattimura, Kapolda Maluku, Danlanud Pattimura, Wadanlantamal IX Ambon, Kepala BKKBN Provinsi, Pejabat TNI/Polri, Pimpinan Pemerintah Daerah, Ketua Dharma Pertiwi Daerah Q beserta Pengurus, Para Tokoh Agama, Masyarakat dan Tokoh Pemuda serta masyarakat Maluku. Pada bagian akhir amanat Panglima TNI menyatakan secara resmi membuka Pencanangan Revitalisasi Program KB melalui Penggarapan KB Kepulauan kerja sama antara TNI dan BKKBN di Kota Ambon Provinsi Maluku Tahun 2011 dengan ditekannya tombol sirine oleh Asisten Teritorial tanda dimulainya kegiatan tersebut yang disaksikan oleh 321 tamu undangan. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tali secara smbolis sebagai tanda pelepasan 3 buah Kapal Pelayanan KB Kepulauan di Pelabuhan Lantamal, yakni 2 buah kapal dari TNI AL dan 1 buah kapal dari LIPI yang akan berkeliling ke Pulau-pulau terpencil selama 20 hari. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi pelayanan KB dan pengobatan massal secara gratis di Lantamal IX Ambon.(bn01)
|