Jakarta, Bekasinews.com.- Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., membuka Seminar Nasional Pusat Kekuatan Strategik (Strategic Center of Grafity) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengkajian Strategi (Pusjianstra) TNI, di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (2/11). Seminar tersebut mengambil tema “Membangun kembali pusat kekuatan Strategi TNI dalam rangka menghadapi tantangan dan tuntutan tugas abad 21“. Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia sekarang ini adalah pasca krisis dan sedang melakukan transformasi besar, bukan hanya sekedar reformasi, demokratisasi atau sekedar membangunan kembali ekonomi pasca krisis. Bangsa yang menjalani perubahan besar pasti menghadapi ujian, tantangan, persoalan dan cobaan. Di negeri ini, sebagai buah dari reformasi, muncul banyak sekali kebebasan, tetapi bagaimana menggunakan kebebasan yang sesuai dengan empat pilar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pada kesempatan tersebut Panglima TNI memberikan atensi kepada para peserta seminar diantaranya, untuk terus melakukan pemutakhiran terhadap kebijakan dan strategi pertahanan, serta rencana kontigensi, seperti doktrin dan lainnya; pelihara kesiapsiagaan pasukan TNI, kapanpun TNI harus siap diterjunkan dalam berbagai macam tugas dan situasi pertempuran; harus memiliki Standing Armed Forces yang tangguh dengan kekuatan minimum, serta didukung anggaran yang mencukupi untuk memelihara kekuatan. Jalannya seminar, dipandu langsung oleh moderator Bapak Slamet Raharjo dengan pembicara Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo, menyampaikan makalah tentang Kepemimpinan TNI masa perjuangan dan masa mendatang, Letjen TNI (Purn) Purbo S. Suwondo, menyampaikan makalah tentang Karakteristik TNI masa perjuangan, kemerdekaan dan masa mendatang, dan Dr. Conni Rahakundini Bakrie, menyampaikan makalah tentang Kemampuan dan kekuatan yang harus dimiliki TNI. Sedangkan Kapusjianstra TNI Brigjen TNI Junias L. Tobing, menyampaikam makalah tentang Struktur Strata Pusat Kekuatan TNI dan Strategi TNI dalam membangun pusat Kekuatan TNI. Seminar yang berlangsung satu hari ini diikuti oleh 148 orang peserta, terdiri dari pejabat TNI di lingkungan Mabes TNI dan Angkatan, diantaranya Kasal, Kasau, Kasum TNI, para Asisten Panglima TNI dan Kabalakpus TNI, Direktur Kementerian, pejabat dari Lemhannas RI, Wantannas RI, Kepolisian RI, Pimpinan/Staf Lembaga Swadaya Masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan (Pepabri, LVRI, FKPPI) serta Mahasiswa Pasca Sarjana UI. **
|