| 10.800 Pemudik Motor Beralih Gunakan Bus | ||||
|
|
Jakarta, Bekasinews.com.- PT Jasa Raharja menyediakan 200 unit bus untuk memfasilitasi pemudik yang biasanya menggunakan sepeda motor dalam merayakan Lebaran di kampungnya masing-masing, dengan harapan dapat mengurangi tingginya angka kecelakaan sepeda motor saat mudik. Dengan kegiatan mudik bareng ini, setidaknya 10.800 pemudik sepeda motor beralih menggunakan bus yang telah disediakan dengan tujuan ke 33 kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.Dari 200 bus itu, sebanyak 175 bus dijadwalkan berangkat dari Jakarta yang dipusatkan di Parkir Timur Gelora Bung Karno Senayan, sedangkan 25 bus lainnya berangkat dari Surabaya. Bus yang diberangkatkan dari Jakarta menuju 21 kota tujuan, diantaranya Solo, Wonogiri, Bandar Lampung, Gresik, dan Madiun. Sementara dari Surabaya terdapat 12 kota tujuan, diantaranya Semarang, Banyuwangi, dan Jember. Program mudik bareng ini ditujukan kepada pemudik yang menggunakan sepeda motor, dan salah satu syarat untuk mengikuti mudik bareng ini adalah melampirkan fotokopi STNK dan SIM yang masih berlaku. "Mudik gratis ini memang dikhususkan bagi pengendara sepeda motor," kata Direktur Utama PT Jasa Raharja Diding Sudirja Anwar saat melepas pemudik, Senin (6/9). Untuk melayani keluhahan kesehatan para pemudik, PT Jasa Raharja juga mendirikan 140 pos pelayanan kesehatan gratis (poskotis) yang disebar di seluruh Indonesia. Posko yang ada dilengkapi dengan 150 dokter, 500 paramedis, dan 600 pegawai Jasa Raharja. "Posko-posko tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk beristirahat jika lelah saat perjalanan mudik," katanya. Sebanyak 29 unit Mobil Untuk Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) juga dioperasikan bekerja sama dengan Polda seluruh Indonesia khususnya yang dilintasi jalur mudik seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan lainnya. MUKL tersebut diperuntukan bagi penumpang dan pengemudi untuk pemeriksaan kesehatan. Bahkan dilakukan juga pengecekan kadar alkohol atau narkoba terhadap pengemudi yang sedang bertugas. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang turut hadir dalam pelepasan pemudik memberikan penghargaan dan terima kasih kepada PT Jasa Raharja karena telah memberikan fasilitas dan memfasilitasi pemudik yang menggunakan sepeda motor. "70 persen kecelakaan terjadi pada sepeda motor dan kita tidak ingin angka kecelakaan terus meningkat," kata Fauzi. Ia menambahkan diperlukan pengaturan dan koordinasi yang baik antar instansi terkait, agar kelancaran dan keamanan pemudik dapat terjamin. "Semua memerlukan pengaturan sebaik mungkin. Saya mengundang semua pihak berkoordinasi agar lancar dan aman," tegasnya. Program mudik bareng PT Jasa Raharja ini mendapatkan rekor Muri Dunia Indonesia karena mengadakan mudik gratis bagi pengendara sepeda motor dialihkan dengan menggunakan bus dengan kota tujuan terbanyak. Turut hadir pula, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo, Menteri Negara BUMN Mustafa Abu Bakar, dan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono. (beritajakarta.com/toeb)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||








