Jamsostek bantu Korban Galodo Tanah Datar Sumatera Barat
Oleh Sinco Simanullang    Selasa, 14 April 2009 07:45    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Medan, Bekasinews.com.- PT Jamsostek (Persero) kembali memberikan kepeduliannya terhadap  warga yang mengalami musibah seperti para korban bencana Galodo di kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Bantuan berupa beras sebanyak 2 ton, mie instan sebanyak 125 dus, dan 200 kg ikan teri dan sejumlah bantuan lainya diserahkan langsung secara simbolis oleh Kepala Kantor Wilayah I Dr. H. Mas’ud Muhammad MM, didampingi Kepala Jamsostek Bukittinggi Abda Waiza, Kepala Jamsostek Solok Umardin Lubis, Kepala Jamsostek Sumbar Djonaidi Basir, Kepala Bagian Progsus Taslim Djamal kepada Wakil Bupati Tanah Datar, Para Kepala Dinas, camat, dan lainnya, baru baru ini di Tanah Datar, pada Selasa(7/4). Demikian siaran Pers Humas Jamsostek Kanwil I Sanco Manullang di Medan Senin, (13/4).
Maksud kedatangan kami, kata Mas’ud, adalah untuk turut merasakan duka yang dalam atas bencana banjir bandang galodo. “Selaku salah satu BUMN, kami mempunyai tanggung jawab social, Corporate Social Responsibility(CSR), dan saat ini kami menyerahkan bantuan sekedar meringankan bebanpara warga, mudah-mudahan dapat meringankan beban, walaupun kedatangan kami tidak dapat secara total menyembuhkan pendertitaan warga,” sambut Mas’ud.
Mas’ud mengatakan bahwa Program Jamsostek merupakan milik pemerintah dan PT Jamsostek (Persero) ditugasi hanyalah  sebagai badan penyelenggara. Semua telah diatur dalam Undang-undangan dan peraturan pemerintah tentang Jamsostek, dan  tidak ada satupun peraturan itu diatur sendiri oleh PT. Jamsostek (Persero). Di daerah, lanjut dia, Jamsostek merupakan  milik pemerintah daerah. “Kami hanya membantu pemerintah guna melindungi rakyatnya dari berbagai resiko social.  Jadi,  program jamsostek adalah milik pemerintah, maka, mari kita sukseskan bersama,” kata Mas’ud sembari membeberkan bahwa di Provinsi Sumatra Barat, kepesertaan Jamsostek sektor formal yang bekerja di berbagai badan usaha, baru mencapai kisaran 58.000 orang tenaga kerja aktif dari 1,7 Juta tenaga kerja formal maupun informal didaerah itu. Padahal, tukas Mas’ud,  dalam skala lebih luas, jaminan sosial sendiri sebetulnya sudah dicantumkan dalam PBB sebagai salah satu hak azasi manusia (HAM) yang harus dijunjung tinggi dan dilaksanakan  oleh seluruh pihak. “Ini yang belum sepenuhnya disadari, dimana para pekerja, bisa saja kehilangan upah setiap saat akibat berbagai resiko seperti hamil, cacat, tua, bahkan meninggal dunia. Jamsostek hadir untuk mengurangi beban pekerja dan memberikan perlindungan sehingga ada kepastian terhadap resiko yang menimpa disamping pekerja akan memiliki harga diri karena tidak menjadi beban bagi orang lain,” katanya. Mas’ud yang pada kesempatan itu menjelaskan 4 macam program jamsostek : Jamian Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua(JHT), Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (JPK) dan Jaminan Kematian (JK). 
Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar, Aulizul Syuib mengucapkan terimakasih atas langkah dan niat baik PT. Jamsostek (Persero) dalam membantu warga korban bencana galodo. “ Semoga bantuan tersebut merupakan ibadah,” sambut Wakil Bupati.
Sebagaimana diketahui, kata Wakil Bupati, Senin  (30/03/2009) sekitar Pukul 07.30 WIB dimana sebelumnya hujan lebat mengguyur Tanah Datar semalam suntuk  dan berhenti sekitar pukul 05.00 WIB dini hari. Kerusakan akibat banjir dialami oleh tujuh nagari di enam kecamatan di kaki gunung merapi. Sebanyak 42 rumah rusak parah, 13 kios, 4 Mesjid & Musholla, 4 Jembatan, 60 Irigasi serta 83 Hektar Sawah rusak dihantam banjir dan 778 orang warga setempat kehilangan tempat tinggal. Kerugian yang ditimbulkan mencapai 170,98 Miliar rupiah. “Kejadian ini sungguh luar biasa, telah menghancurkan roda  perekonomian rakyat,” kata Wakil Bupati dengan nada haru .  Dikatakannya, pihaknya merasa bersyukur, karena  perhatian berbagai kalangan seperti media yang sejak awal telah membuat posko, bantuan dari TNI dan POLRI baik materi dan tenaga dan beberapa perusahaan seperti Bukit Asam, telah meringankan beban warga.”Kini Jamsostek turut  lagi membantu, ”, tandasnya.
Kendati bantuan berdatangan,  pihaknya masih tetap menanti uluran tangan berbagai pihak. “Awalnya sekitar 1000 warga mengungsi . Sekarang tinggal 500  orang. Kami mengucapkan terimakasih atas kunjungan pimpinan PT. Jamsostek (Persero) dan rombongan yang datang jauh-jauh  dari Medan, kita merasa bersaudara, ternyata kita tidak hidup sendiri.  Walau jembatan akibat banjir bandang telah terputus, tetapi jembatan persaudaraan kita tidak terputus,” tandas Wakil Bupati yang disambut riuh tepuk tangan seraya mengatakan bahwa PT. Jamsostek selama ini telah memberikan pelayanan yang baik. “Kami ingatkan agar perusahaan yang belum masuk segera mendaftar ke Jamsostek dan bagi perusahaan yang sudah masuk tetapi masih nunggak iuran agar tertib administrasi, yang sebagaian terdaftar agar mendaftarkan seluruh pekerjanya dan semua harus menjalankan aturan-aturan ketenagakerjaan sesuai aturan dan peraturan yang berlaku,” pungkas Aulizul Syuib.(sm)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.