| Batalyon Mekanis TNI Melaksanakan Patroli Udara di Lebanon | ||||
|
Adshit al Qusayr, Bekasinews.com.- Untuk memantau area operasi yang menjadi tanggung jawab Batalyon Mekanis TNI XXIII-F/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) bebas dari aktivitas bersenjata illegal, maupun pelanggaran lintas batas Blue Line yang dapat memicu kembali terjadinya konflik antara Lebanon dan Israel, direncanakan satu bulan sekali personel Satgas Konga XXIII-F akan melaksanakan Patroli Udara. Demikian dikatakan Komandan Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-F Letkol Inf Suharto Sudarsono, usai melaksanakan patroli udara yang pertama kali di area operasi tanggung jawabnya, di Lebanon Selatan, Minggu (4/12). Lebih lanjut dikatakan, “Kegiatan patroli udara ini akan dilaksanakan secara rutin, personelnya melibatkan gabungan dari perwira Kompi-kompi, hal ini dilakukan untuk mendukung dan melengkapi hasil dari kegiatan taktis yang diperoleh dari patroli jalur darat maupun dari Pos Pengamatan masing-masing Kompi, guna mencegah terjadinya pelanggaran - pelanggaran yang dapat memicu kembali terjadinya konflik antara kedua negara ”, jelasnya. Kegiatan Patroli Pengintaran Udara (Air Patrol Recce) yang dilaksanakan Satgas yang tergabung dalam misi perdamaian Unifil ini, merupakan implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB No. 1701, tahun 2006. Resolusi ini kemudian diimplementasikan oleh pasukan-pasukan di bawah bendera Unifil dalam bentuk patroli, baik dengan berjalan kaki, berkendaraan darat maupun patroli udara serta penempatan Pos Pengamatan Statis (Static Observation Post), di area operasi masing-masing, termasuk yang dilaksanakan Kontingen Indonesia saat ini. Helikopter yang digunakan Komandan Satgas pada saat patroli udara pertama kali ini adalah jenis Belt Tipe ET-279 milik Unifil, helikopter tersebut mampu memuat sebanyak 9 personel, terdiri dari 6 personel Satgas Konga XXIII-F dan tiga personel lainnya merupakan crew helikopter. Pelaksanaan Patroli Udara ini berlangsung selama 60 menit dimulai pukul 10.00 sampai 11.00 waktu setempat. Rute yang dijadikan sasaran patroli ialah wilayah sepanjang Blue Line yang menjadi tanggung jawab pasukan Indonesia, mulai dari UN Posn 7-2, UN Posn 9-63 yang merupakan Markas Kompi A, selanjutnya menuju Qabrika, Suwwanan, Tulin, kemudian patroli mengarah ke Markas Indobatt 7-1 dilanjutkan menuju Markas Kompi C di UN Posn 9-2 dekat sungai Al Litani River, selanjutnya kembali ke Markas Sektor Timur Unifil 7-2 di Marjayon. Dalam melaksanakan pemantauan udara, Komandan Satgas Yonmek Konga XXIII-F didampingi oleh Kasiops Satgas Kapten Inf Resa, Kasi Intel Kapten Inf Nurudin, Danki E Kapten Inf Agus Rediyanto, Danki A Lettu Inf A.A Rangkuti serta Danki B Lettu Inf A.S Ritonga. (sn01)
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|








