Bagi-Bagi Baju Warnai HUT TNI di Kongo
Oleh Administrator    Sabtu, 08 Oktober 2011 08:34    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Kongo, Bekasinews.com.- Satuan Tugas (Satgas) Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XX-H/Monusco pimpinan Letkol Czi Widiyanto (Dansatgas)  menggelar Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 TNI di Bumi Nusantara Camp Dungu, Rabu (05/10).  Sebagai Irup Wadansatgas Mayor Czi Bambang Iswandaru. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh Komandan Kontingen jajaran Monusco yang berada di wilayah Dungu, Chief of Police, Dungu Administrator dan Komandan FARDC.
            
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Wadansatgas Mayor Czi Bambang Iswandaru menyatakan bahwa TNI lahir dari pangkuan rakyat ditengah kancah perjuangan menegakkan kedaulatan bangsa dan negara. Karena itu TNI adalah tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional. Sebagai tentara rakyat, TNI hanya berpihak kepada kepentingan seluruh rakyat dan negara. TNI pejuang artinya TNI tidak akan pernah berhenti dalam berjuang mewujudkan cita-cita bangsa. Sedangkan sebagai tentara nasional, TNI akan membela kepentingan negara di atas kepentingan Daerah, Suku, Ras dan Golongan Agama.
            
Selain itu,  pada hari yang bersejarah ini TNI bagai diingatkan oleh amanat Panglima Besar Jenderal Sudirman pada tanggal 17 Agustus 1948 yang mengatakan bahwa “Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasadku, tetapi jiwaku yang melindungi benteng merah putih akan tetap hidup, akan tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi”.
            
Usai pelaksanaan upacara dilanjutkan dengan tampilan demonstrasi kolone senapan dan Bela Diri Militer (BDM) oleh personel Satgas Kizi TNI. Dengan penuh semangat mereka mempertontonkan kemahirannya dalam memainkan senapan bagai tongkat kayu yang ringan, begitu pula BDM-nya dengan gerakan berotot mampu membuat para undangan tercengang. Bahkan ditengah kesibukan membangun jalan Dungu-Duru saat ini, para prajurit Zeni ini masih bisa menampilkan yang terbaik demi merah putih dihadapan kontingen negara lain.
 
Selanjutnya, Satgas Kizi TNI mengadakan bhakti sosial di desa Kiliwa Dungu Kongo dengan mengadakan kegiatan penyerahan baju layak pakai kepada Kompi FARDC (tentara Kongo) Kiliwa, anak-anak, remaja dan orang dewasa sebanyak 300 orang. Acara tersebut didahului dengan penyerahan secara simbolis oleh Wadansatgas Mayor Czi Bambang Iswandaru kepada kepala desa Kiliwa Mr. Tang Badulu Lungadi (58) dan Dankompi FARDC (tentara lokal) Kapten Aquata (39), sedangakan  kepada seluruh masyarakat yang sudah terdata diserahkan oleh sebagian personel Satgas.**
Comments
Add New Search
yiwu  - yiwu     |173.224.214.xxx |2012-04-11 11:09:24
Yesterday yiwu market afternoon, the edge of the sea, the Ministry of Foreign Affairs Secretary
Deng Zhonghua guest powerful forum, online exchange with
netizens South China Sea disputes, the Diaoyu Islands issue, Palau
fishermen detained events that adhere to a negotiated solution to the
problem is not to give up the position, but not a sign yiwu fair 2012 of weakness, China will not give up their own even an inch of land. China
proposed joint development of the South China Sea is a
pragmatic transitional arrangements. In addition, eight countries,
China and North Korea, South Korea, Japan, Vietnam, Philippines, Malaysia,
Brunei and Indonesia maritime dispute exists, reefs sovereignty
dispute, two types of maritime delimitation Yiwu photos disputes. Part of the ocean issues can be described as "Growing
Pains".Users: Recently, some countries in ...
yiwu  - yiwu     |173.224.214.xxx |2012-04-11 11:11:02
In some yiwu agent analysis it seems appropriate to intervene and fish for the economic
benefits of the strategy of Russia in the South China Sea issue.
Russia, "the newspaper reported, citing the words of experts
analysis, such as Vietnam and China in the South China Sea territorial
disputes, Vietnam alone, powerless and China to scarf charms compete, so you need to pull Russia into the region, as a counterbalance
China's strength, South China Sea issue of internationalization.
For Russian companies, which is an excellent opportunity to enter the
market in Southeast Asia. U.S. media said the joint Russian-made
for Vietnam's move, the interpretation of the U.S. media: Vietnam is
the introduction of the Russian forces into the South China Sea, trying to
use Russia to counter China. Since the Wine cabinet in Yiwu Soviet period, Vietnam is an ally of Russia...
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.