Prajurit TNI Lebaran di Kongo
Oleh Administrator    Kamis, 01 September 2011 21:04    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 
Kongo, Bekasinews.com.-  Gema takbir berkumandang di Dungu Town, Kongo, Afrika Tengah.  Satgas Kizi TNI Konga XX-H/MONUSCO dibawah pimpinan Letkol Czi Widiyanto selaku Komandan Satgas (Dansatgas) melaksanakan Sholat Iedul Fitri tepatnya di Bumi Nusantara Camp Dungu-Kongo,  Rabu (31/8).  Selain personel TNI yang telah berada di Kongo sejak 18 Oktober 2010 yang lalu itu, Sholat Iedul Fitri juga dihadiri 60 personel dari Kontingen Angkatan Udara Bangladesh, 6 personel Pasukan Khusus FARDC (tentara lokal), beberapa orang Military Observer (Milobs), dan beberapa staf PBB yang beragama muslim.
 
Pagi yang tenang dan cerah yang menyelimuti Bumi Nusantara Camp turut   mewarnai khusyuk dan kidmadnya pelaksanakan rangkaian perayaan hari raya tersebut. Dalam Khutbahnya, Khotib Serda H. Muhrid Joutulis menyampaikan bahwa setelah satu bulan penuh menahan diri dari makan, minum dan segala hal yang membatalkan puasa, kini telah tiba saatnya umat muslim merayakan hari kemenangan, ibarat seorang bayi yang baru saja dilahirkan, bersih dari dosa. Selanjutnya Khatib juga berpesan agar segala amal ibadah yang telah dilaksanakan selama Bulan Ramadhan dapat dilaksanakan secara konsisten dan ditingkatkan pada bulan-bulan berikutnya. Ia juga mengingatkan bahwa Iedul Fitri adalah momentum bersilaturrahmi, menjalin keharmonisan dengan sesama manusia untuk mensucikan diri dari dosa  sehingga benar-benar suci, baik dari dosa kita kepada Allah SWT maupun yang berkaitan dengan sesama manusia (hablumminallah wa hablun minan nas).  Pelaksanaan puasa Ramadhan yang berhasil akan membentuk jiwa dan gaya hidup pelakunya sesudah Ramadhan. Pengendalian diri dan hawa nafsu yang telah terbina selama Ramadhan, harus meresap dan mewarnai kehidupan sehari-hari pasca Ramadhan.
 
Setelah khotbah selesai, Letkol Czi Widiyanto  dan seluruh anggota Satgas beserta jamaah lainnya melaksanakan halal bil halal dengan saling bersalaman secara berkeliling sebagaimana layaknya budaya Iedul Fitri di tanah air.  Usai acara di lapangan, rangkaian perayaan hari raya dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara ini juga hadiri seorang muallaf Mayor Carter, Pengamat Militer (Milobs) asal Inggris yang kesehariannya bertugas sebagai analis intelejen di wilayah Dungu dan enam anggota FARDC.
 
Bagi anggota Satgas, hari raya Iedul Fitri tahun ini terasa berbeda dan istimewa karena harus dirayakan di medan penugasan di luar negeri, jauh dari keluarga dan sanak saudara. Aneka menu masakan khas lebaran yang dihidangkan terasa sangat bermakna, sekaligus mengurangi rasa rindu terhadap keluarga dan sanak keluarga di tanah air.***
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
 

Blog Bekasinews

Biker's

Berita Unik

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.