|
Monusco Puji Kinerja Konga XX-H Di Kongo
|
|
Oleh Administrator
Selasa, 24 Mei 2011 17:31 |
|
|
|
|
Kongo-Afrika, Bekasinews.com.- Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-H/Monusco yang bertugas di wilayah Dungu Kongo Afrika Tengah, Pimpinan Letkol Czi Widiyanto, beberapa waktu lalu menghadiri rapat rutin membahas tentang hasil kinerja masing-masing Kontingen. Dalam hal ini rapat diwakili oleh Wadansatgas, Mayor Czi Bambang Iswandaru didampingi seorang perwira staf. Rapat tersebut dilaksanakan di kantor UN Agencies yang ada di wilayah Dungu. Beberapa perwakilan UN Agency yang hadir antara lain WHO, IOM, MSF, UNICEF, WFP dan UNHCR. Hadir juga beberapa perwakilan administrator teritorial lokal, diantaranya Dungu, Ganggala, Faradje, Aba, Durba dan Watsa.
Dalam pertemuan tersebut, UN Agencies dan perwakilan otoritas lokal mendesak Indonesia agar melanjutkan proyek pembukaan jalan dari arah Faradje ke Durba dan Watsa. Dua wilayah yang mendekatkan teritorial Dungu ke Uganda. Sebelumnya, Indonesia telah hampir menyelesaikan proyek pembangunan jalan dari Dungu ke Faradje dan saat ini telah bersiap untuk memulai tugas pembukaan jalan yang baru sesuai keputusan dari MONUSCO (Mission De L’Organization Des Natons Unies Pour La Stabilization en Republique du Congo).
Ada dua opsi tugas pembukaan jalan yang saat ini sedang menanti. Yang pertama, jalan Dungu-Duru yang menuju ke arah Sudan Selatan. Opsi kedua, adalah jalan Faradje –Durba-Watsa yang menuju ke arah Uganda. Saat ini sebenarnya jalan Faradje-Durba sedang dikerjakan oleh Kontingen Nepal, akan tetapi otoritas lokal di wilayah tersebut meminta agar pekerjaan itu diambil alih oleh Kontingen Indonesia karena mereka menganggap hasil pekerjaan Kontingen Indonesia lebih baik setelah melihat hasil kerja Kontingen Indonesia di ruas jalan Dungu-Faradje.
Mereka meminta agar Indonesia memperbaiki dan membuat ruas jalan menuju Uganda, karena saat ini Uganda menjadi satu-satunya sumber ekonomi dan logistik untuk wilayah Kongo bagian timur. ”Dengan membuat dan memperbaiki rute jalan tersebut, jalur perekonomian dan logistik dari Uganda akan lebih lancar dan akan mengembangkan ekonomi rakyat”, kata William, perwakilan IOM (International Organisation for Migration).
Wadan Satgas menanggapi permintaan mereka dengan menyampaikan bahwa semua keputusan berada di tangan Brigade Ituri, satuan di bawah MONUSCO di mana Kontingen Garuda XX-H/Monusco, saat ini bertugas. Bambang Iswandaru juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan masyarakat lokal terhadap kinerja dan performa Kontingen Indonesia dan berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat lokal kepada otoritas MONUSCO.**
|