| Satgas Zeni TNI Kongo Diperiksa PBB | ||||
|
Kongo-Afrika, Bekasinews.com.- Tim ORI (Operational Readiness Inspection) dari Markas Besar Monusco ((Mission de l’Organisation des Nations Unies Pour la Stabilisation en République Démocratique du Congo) misi PBB di Kongo, beberapa waktu lalu melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-H/Monusco pimpinan Letkol Czi Widiyanto selaku Dansatgas yang bertugas di Dungu-Kongo. Setelah lebih dari lima bulan melaksanakan tugas di Kongo, Kontingen Indonesia dinilai mampu mempertahankan dan melaksanakan standar operasional, logistik dan administrasi yang telah ditentukan oleh PBB. Dalam menyambut Tim ORI, diawali paparan kesiapan operasional Satgas Kompi Zeni TNI oleh Perwira Seksi Operasi Lettu Czi Dili Eko Setyawan. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kelengkapan administrasi serta pemeriksaan secara langsung perlengkapan yang digunakan oleh Satgas sekaligus pengecekan lingkungan tempat tinggal personel Kontingen Indonesia. Menurut Dansatgas Letkol Czi Widiyanto, pemeriksaan terhadap Kontingen Indonesia oleh Tim ORI merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan PBB guna melihat kesiapan kontingen dalam menjalankan tugas yang diberikan oleh Monusco Force Commander (pimpinan tertinggi misi PBB di Kongo). Kali ini Tim ORI Monusco yang memeriksa Kontingen Indonesia terdiri dari Letkol Umar Bala Garba (Nigeria), Mayor Samir Mohan (Uruguay) dan Pelda Asyraf (Pakistan). “Secara garis besar, tujuan dari inspeksi kesiapan operasional tersebut adalah : Untuk menilai kelayakan dan kemampuan kontingen dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh PBB di daerah misi ; Untuk memeriksa apakah perintah/petunjuk dari Force Commander dapat dilaksanakan oleh kontingen ; Mengevaluasi status personel dan material kontingen dilihat dari perspektif bidang operasi, logistik serta administrasi ; Memutuskan apakah perlengkapan yang digunakan oleh kontingen telah memenuhi standar yang diisyaratkan oleh PBB serta untuk memastikan kontingen telah melaksanakan prosedur operasional, logistik dan administrasi sesuai standar PBB”, kata Dansatgas. Kegiatan pemeriksaan kesiapan operasional Kontingen Indonesia diawali dengan pengecekan kesiapan Kontingen seperti : praktek alarm stelling, pengecekan Tim Jihandak, perlengkapan personel, alat kesehatan dan alat berat serta melihat secara langsung pekerjaan jalan Dungu-Faradje yang tengah dan telah dilakukan oleh Kontingen Garuda XX-H/Monusco di Kongo. Menurut Tim ORI Monusco yang diketuai oleh Letkol Umar, Kontingen Indonesia dinilai sangat baik karena mampu melaksanakan tugas yang diberikan oleh Monusco Force Commander. Oleh karena itu, Tim ORI mengharapkan Kontingen Indonesia dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan kesiapannya dalam menghadapi tugas-tugas yang diberikan oleh PBB di masa yang akan datang.**
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|




Kongo-Afrika, Bekasinews.com.- Tim ORI (Operational Readiness Inspection) dari Markas Besar Monusco ((Mission de l’Organisation des Nations Unies Pour la Stabilisation en République Démocratique du Congo) misi PBB di Kongo, beberapa waktu lalu melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-H/Monusco pimpinan Letkol Czi Widiyanto selaku Dansatgas yang bertugas di Dungu-Kongo. 



