|
Jepang Perkecil Hadiah Manula
|
|
Oleh Administrator
Sabtu, 07 Maret 2009 20:37 |
|
|
|
|
Bekasinews.com.- Begitu banyak warga Jepang berumur panjang sehingga pemerintah mereka terpaksa memperkecil cangkir perak yang biasa dihadiahkan kepada warga yang berulangtahun ke-100.
Lebih dari 20.000 warga Jepang diperkirakan akan mencapai usia 100 tahun ini.
Bangsa Jepang termasuk bangsa yang memiliki usia harapan hidup terpanjang di dunia, tapi ada kekhawatiran soal beban yang ditanggung masyarakat di negara itu untuk membiayai perawat lansia.
Proyeksi PBB mengindikasikan akan ada satu juta warga Jepang berusia di atas 100 tahun menjelang tahun 2050.
Makanan sehat
Salah satu tanda anggaran negara itu tertekan, Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang memutuskan untuk memperkecil ukuran cangkir sake atau minuman anggur beras sebagai ucapan selamat kepada warga yang genap berusia satu abad.
Terbuat dari perak dan dihiasi tulisan dengan karakter kanji Cina melambangan kebahagiaan, cangkir itu dibagikan pada 15 September - Hari Menghormati Warga Berumur - kepada semua orang yang menginjak 100 tahun pada tahun sebelumnya.
Namun, mulai sekarang cangkir itu akan bergaris tengah 9cm, bukannya 10,5cm.
Pada tahun 1963, tahun pertama cangkir perak itu dibagi-bagikan, hanya 153 warga Jepang merayakang ulangtahun ke-100 mereka.
Tahun lalu, ada 19.768 warga Jepang yang menginjak usia satu abad dan jumlah itu terus bertambah.
Warga Jepang berumur panjang berkat makanan sehat, ikatan kemasyarakatan yang kuat serta akses perawatan kesehatan yang relatif mudah. (BBC)
|