Wiloto Corp, Tanda Tangani CEO Statement Hak Asasi Manusia PBB
Oleh Administrator    Selasa, 13 Januari 2009 09:05    PDF Cetak E-mail
Penilaian Pengunjung: / 0
KurangTerbaik 

Jakarta, Bekasinews.com.- Wiloto Corp, terpilih bersama dengan 155 korporasi tingkat dunia dunia untuk menandatangani CEO Statement Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dalam rangka memperingati 60 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (60th Anniversary of The Universal Declaration of Human Rights). Deklarasi ini diorganisir oleh Global Compact PBB dan telah dimuat di Financial Times. Demikian siaran pers yang diterima redaksi selasa (13/1)

Dalam deklarasi tersebut, ke 156 CEO menyerukan kepada pemerintah untuk mengimplementasikan secara penuh kewajiban untuk melindungi hak asasi manusia. Deklarasi tersebut juga menyatakan komitmen untuk menghormati dan mendukung hak asasi manusia dalam lingkup pengaruh mereka dan menyatakan bahwa Hak Asasi Manusia bersifat universal dan penting diperhatikan oleh dunia bisnis di seluruh dunia.

Korporasi tingkat dunia yang berjumlah 156 tersebut terdiri dari antara lain Standard Chartered, Unilever, Coca Cola, Carrefour, Levi Straus, Deutsche Bank AG, Credit Suisse, Cadbury, Bayer AG, Deutsche Lufthansa AG, Nestlé S.A., Ricoh Company, ltd., Volvo Group, The Coca-cola Company & Co, Fuji Xerox Co., Ltd, Rio Tinto dan Japan Airlines Corporation.

Suatu kebanggaan bahwa Indonesia juga terpilih ikut serta memberikan pernyataan dukungan, yang diwakili oleh CEO Wiloto Corp, Asia Pacific, Christovita Wiloto. Para CEO korporasi tersebut menyatakan komitmennya untuk turut berperan serta mendukung Deklarasi Universal sesuai lingkup bisnis mereka.

Deklarasi Universal ini merupakan perjuangan perlindungan hak asasi manusia yang menempatkan dunia usaha dalam sebuah komitmen global dalam Global Compact yang didukung oleh PBB.

Deklarasi 156 CEO Korporasi tingkat dunia tersebut menggambarkan mulai tumbuhnya kesadaran dari sektor bisnis untuk ikut bertanggung jawab menghormati dan menjadikan hak asasi manusia sebagai agenda utama dalam aktivitas bisnis.

CEO Wiloto Corp Asia Pacific, Christovita Wiloto, mengatakan, Deklarasi Universal harus didukung sepenuhnya dalam aktivitas bisnis karena akan mempengaruhi reputasi dan kredibilitas perusahaan dan bisnis. "Dunia bisnis jangan hanya berorientasi pada keuntungan semata, namun juga harus berupaya mengurangi kemiskinan dan menjunjung hak asasi manusia," imbuh Christov. Dimana saat ini, lebih dari 900 juta orang menderita kelaparan dan kemiskinan.

Wiloto Corp merupakan Perusahaan yang bergerak di bidang Strategy Public Relation khususnya strategi komunikasi dan investasi. PowerPR didirikan oleh Christovita Wiloto, yang telah menangani lebih dari 70 klien dari Indonesia maupun negara lain seperti Singapura, Malaysia, Amerika, Australia dan Cina. Wiloto Corp pernah
menangani beberapa klient seperti Rajawali Group, Temasek, CIMB-GK dan Carnegie Wylie & Company Sydney.(sn01)

Comments
Add New Search
oyutu  - wow gowow gold   |58.17.144.xxx |2009-06-06 16:07:55
wow power leveling
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Vnet

Iklan Kampanye

Advertising

Top Kontributor

Anda sedang menggunakan Internet Explorer 6 (IE6).

Browser anda Sebaiknya di upgrade ke version 7 Internet Explorer (IE7)

Free Update silahkan kunjungiInternet Explorer 7 worldwide page.