|
Caleg Dadakan Ramaikan Pemilu 2009
|
|
Oleh M. Joko YP
Minggu, 11 Januari 2009 22:49 |
|
|
|
|
Cikarang, Bekasinews.com.- Tidak hanya kontes dadakan dangdut yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun telivisi swasta, pada pemilu mendatang juga banyak terpampang caleg-caleg dadakan yang ikut kontes pada pemilu mendatang untuk merebut kursi DPRD Kabupaten Bekasi yang berjumlah 50 kursi yang terbagi enam daerah pemilihan.
Menurut salah satu tokoh politik, SG yang ditemui Bekasinews.com dibilangan Cikarang barat mengatakan para caleg dadakan kini bermunculan, tanpa dikenal dan bermasyarakat turut tampil menjadi caleg, tentunya ini membuat masyarakat pemilih bingung.
"Gimana mau dipilih kenal saja tidak, jangankan dikenal di masyarakat lingkungan daerah pemilihannya, di sekitar rumahnya saja kadang si caleg tidak dikenal," Imbuh SG
Seharusnya bila ingin mencalonkan diri menjadi Caleg harus terlebih dahulu memperkenalkan diri dan berbuat kepada masyarakat, agar masyarakat tahu calon legislative pilihannya nanti. Dan itu butuh sosialisasi , jangan tiba - tiba langsung mencalonkan diri. "Karena masyarakat sekarang sudah pintar untuk melakukan pemilihan kepada siapa yang akan dipilih nantinya," ujarnya.
Di sisi lain suhu politik di Kabupaten kini tengah memanas, dengan semakin dekatnya waktu pemilihan dan maraknya caleg yang berjumlah delapan ratusan lebih untuk berlaga di arena Pemilu 2009 mendatang menggunakan berbagai trik agar dapat meraih simpati dan dukungan.
Dengan keputusan MK, yang memakai system suara terbanyak juga memacu persaingan keteat dari caleg yang bernomer urut bawah untuk bersaing dengan caleg nomer urut atas, sehingga membuat panggung politik di kabupaten Bekasi memanas. Puncaknya terjadi aksi corat coret tanda gambar dan perobekan tanda gambar.
Seperti yang diutarakan dua orang caleg dari dua pemilihan berbeda pada bekasinews.com mengatakan, “Gambar wajah saya yang dipasang melalui baleho di daerah pemilihan enam dicorat coret oleh orang-orang tak dikenal. "saya menduga ini dilakukan oleh tim sukses dari caleg partai berbeda dengan saya, sehingga saya kini tengah mengawasi tanda gambar yang saya pasang," jelasnya.
Ulah mencoret dan merobek tanda gambar itu suatu perbuatan yang tidak menyenangkan dan merugikan , jika pelaku tertangkap akan saya laporkan kepada pihak yang berwajib. "Selain itu juga saya sangat mengharapkan pihak keamanan untuk menangkap bila ada oknum masyarakat yang mencoba merobek dan mencoret tanda gambar caleg maupun partai." ujarnya.
Hal senada juga dikatan AHR, caleg nomer satu dari partai berlambang matahari, "Baleho yang bergambar partai dan wajah saya banyak yang dirobek oleh orang-orang yang tidak dikenal, kalau memang ini dilakukan dengan sengaja, ini namanya persaingan kurang sehat dan belum siap untuk menuju demokrasi sejati." jelasnya. (M. Joko YP)
|