Tambelang, Bekasinews.com.- Pegawai yang paling rendah di tingkat Desa adalah Hansip (Linmas) meski pegawai terendah pada tingkatan Pemerintahan Desa namun ternyata tugas yang diembannya sangat penuh resiko karena tugas Hansip adalah untuk menjaga keamanan Desa sehingga tugas tersebut sangat berat di emban oleh seorang hansip.Seperti yang di katakana oleh Ada Hansip Desa Sukawijaya Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi yang sehariannya bertugas di Kantor Desa sukawijaya.
Ada yang sering di sebut dengan panggilan Danton Ada hansip Desa sukawijaya merasakan Kepala Desa kurang memperhatikan kesejahteraan meski tugas yang di embannya sangat penuh resiko dan tanggung jawab seperti jika Kepala Desa tengah mengadakan kegiatan danton Ada harus selalu siap untuk menyiapkan segala keperluan untuk kegiatan desa seperti menyiapkan perangkap tenda kursi dan lainnya selain itu juga danton di tugaskan untuk mengamankan kegiatan tersebut.
Ada mengatakan “ Seharus masyarakat dan Kepala Desa lebih memeperhatikan keberadaan hansip karena biar bagaimanapun jika terjadi sesuatu maka hansip terlebih dahulu yang di panggil untuk mengetahui yang terjadi”ujarnya
“Namun kesejahteraan saya kurang di perhatikan oleh Kepala desa sehingga saya kini merasakian kesulitan jika untuk memberikan nafkah bagi keluarga saya untung saya mempunyai ternak bebek sehingga dapat menambah penghasilan bagi keluarga saya” tambahnya ada honor yang di terima hanya Rp.50000- pada setiap TPAPD ( ADD) yang di terima dari Kepala Desa pada setiap enam bulan sekali.
Sungguh ironis sementara tanggung jawab dan pekerjaan yang harus di laksanakan begitu berat dan penuh resiko namun tetapi honor yang di terima kurang layak di harapkan Kepala desa maupun Bupati Bekasi memperhatikan perangkap Desa terendah ini ( Hansip) untuk kesejahteraannya karena hansip juga memeperlukan biaya yang layak untuk menghidupi keluarganya. ( M. Joko YP)
|