Sukatani, Bekasinews.com.- Pagar Sekolah SDN 02 Sukarukun yang terbuat dari pagar bambu sangat tidak layak karena dengan pagar bambu keamana murid kurang terjaga, banyak murid yang melompat atau nyelos dari pagar bambu. Sejak pagar bambu yang dibangun di SDN 02 Sukarukun sudah ada 2 murid yang tertabrak karena lompat pagar.
Menurut keterangan guru yang mengajar di SDN 02 sukarukun, margono mengatakan, ”telah berulangkali pihak sekolah mengajukan proposal pembangunan pagar sekolah namun sampai saat ini permohonan tersebut hanya baru sebatas peninjauan dan belum di realisasikan. Pagar sekolah merupakan pengaman bagi para siswa maupun siswi yang yang menimba ilmu di sekolah ini tapi karena pagar terbuat dari bambu , keamana murid kurang terjamin”ujarnya
Kepala Sekolah SDN 02 Sukarukun Eti Rostianti Spd, ketika di konfirmasi Bekasinews.com mengatakann “Saya sangat mengharapkan Dinas Pendidikan bagian sarana dan prasarana SDN mau merealisasikan permohonan pembangunan pagar sekolah karena dengan bangunan pagar bambu sangat tidak layak untuk pagar.”ujarnya.
Lebih lanjut Eti juga menuturkan telah berulang kali pihak sekolah dari kepala sekolah terdahulu mengajukan pembangunan pagar sekolah namun sampai saat ini belum juga di bangun. "memang telah ada dari dinas pendidikan Kabupaten Bekasi yang meninjau untuk pembangunan pagar sekolah namun setelah ditunggu tidak ada kabarnya lagi, kapan pembangunan pagar sekolah di realisasikan.”tandasnya.
Diharapkan dinas pendidikan Kabuaten Bekasi segera merealisasikan pembangunan pagar sekolah SDN 02 Sukarukun agar para siswa/i yang menimba ilmu di sekolah dapat terjaga keselamatannya, karena pagar sekolah sangat penting untuk pengamanan di sekolah. (M. Joko YP)
|