Cikarang Barat, Bekasinews.com.- Issue akan banyak golongan putih (golput) tidak terbukti pada pemilu legislatif kali ini, pasalnya pada kamis 9 April , 2009 saat pencontrengan masyarat tampak berbondong-bondong datang ke TPS, untuk memberikan suara. Seperti di TPS –TPS yang berada di Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, sejak pukul 08.00.Wib masyarakat mulai berdatangan di TPS menyerahkan surat undangan untuk penyontrengan guna memberikan suara untuk tingkat DPRD Kabupaten, DPRD Propinsi dan DPR RI.
Saksi-saksi di TPS yang diutus oleh Parpol tidak seluruhnya hadir. Dari 38 Partai yang terdaftar sebagai peserta Pemilu hanya 4 saksi yang hadir, diantaranya Saksi dari Partai Golkar, Partai PKS , saksi PBB dan saksi Partai Demokrat yang hadir di TPS 20, yang berlokasi di Perum Telaga Murni, Jl. Apel Raya Rt.o6/007.
Sementara itu di TPS 10 yang berlokasi di Kp. Rawa Keting Rt.02/05 pemilih yang berjumlah 340, berjalan lancar saat pencontrengan. Menurut ketua Rt.02/05 Asep mengatakan, “dari 400 pemilih yang mencontreng ( memberikan suara ) 340 pemilih di TPS dikarena ada telah pindah, meninggal dan hal lainnya. Masyarakat tidak banyak kesulitan dalam mencontreng, karena sosialisasi pencontrengan telah di lakukan jauh hari sebelum pemungutan suara”.ujarnya.
Camat Cikarang Barat, A. Karim pada Bekasinews.com ketika dikonfirmasi mengatakan ”dari H-1 hingga pelaksaanaan pemungutan suara berjlan lancar, aman dan tertib, tidak terjadi hal yang menganggu keamanan. Issu mengenai akan banyaknya golput tidak terbukti, masyarakat sangat antusias untuk memberikan suaranya dengan sistem contreng. Diperkirakan minat masyarakat Cikarang barat untuk mencontreng sekitar 70%. Hal ini berkat kerja keras PPK dan pihak kecamatan mensosialisasikan pemilu legislatif 2009 kepada seluruh masyarakat Cikarang barat yang berada disetiap Desa di kecamatan Cikarang Barat." Jelasnya
Selain itu adanya sedikit permasalahan dengan tertukarnya surat suara Dapil II, cikarang barat, dengan Dapil VI Cikarang Timur , telah dapat diselesaikan dengan adanya surat keputusan KPU pusat, dan itu murni faktor human eror bukan faktor kesengajaan.
Hal senada di katakan Ketua PPK (Penyelenggara Pemilu Kecamatan ), Isa Ansori menuturkan, “antusias masyarakat Cikarang Barat mencapai target yang diinginkan PPK kecamatan Cikarang Barat, yaitu 70%, dan Pemilu legislatif ini berjalan dengan tertib, aman dan kondusip.” tandasnya. (M. Joko YP)
|
|
Terakhir Diupdate ( Kamis, 09 April 2009 23:33 )
|