|
Los Angeles, Bekasinews.com.– Beralihnya Michael Jackson memeluk Islam tak terjadi dengan tiba-tiba. Faktanya, dia ternyata sudah berniat meninggalkan kepercayaan Jehovah’s Witnesses, salah satu aliran Kristen, dan berpindah menjadi muslim sejak tiga tahun yang lalu.
Laporan-laporan yang menyebutkan keinginan Mikhail, begitu nama Jacko saat ini, sudah beredar pada pertengahan 2005 lalu. “Dia menyatakan memutuskan beralih ke Islam karena dia yakin itulah agama yang mendekati keyakinan pribadinya,” kata sebuah sumber. Saat itu, Jackson juga berniat secepatnya memindahkan seluruh asetnya, termasuk studionya dari Amerika Serikat ke Bahrain. Dengan begitu, dia berharap bisa menghindari beragam persoalan dan menikmati kebebasan yang menurutnya tak dia dapatkan di AS. Jackson, 50 tahun, dikabarkan telah mengucapkan kalimat syahadat di rumah seorang temannya di Los Angeles. Dia juga tertangkap kamera menggunakan baju tradisional wanita Arab. Penyanyi berusia 50 tahun ini dilaporkan sedang salat, duduk di lantai dengan memakai kopyah kecil di belakang komposer lagunya, Steve Porcaro, yang saat itu menjadi imam.
Keputusan Jacko ini rupanya terdorong oleh penulis lagu asal Kanada, David Wharnsby, dan produser, Phillip Bubal, saat kedua muslim ini mendekatinya setelah beberapa lalu terbentur masalah hukum. Seorang sumber mengatakan kepada harian The Sun bahwa mereka mulai bercerita pada Jacko tentang keimanannya, dan bagaimana mereka bisa menjadi orang yang lebih baik setelah memeluk agama Islam. Michael pun mulai menyambut hangat dengan ide tersebut. "Seorang imam pun kemudian dipanggil dari sebuah masjid untuk menuntun Michael membaca dua kalimat syahadat," ujar sumber. [I4/inilah]
|