| Jagoan-Jagoan The Amazing race Asia Season 3 | ||||
|
![]() Pailin & Natalie Jakarta, Bekasinews.com.- The Amazing Race Asia 3 akan hadir, saksikan aksi lebih menantang karena ini adalah kompetisi terketat yang pernah ada! Ayo siapa saja Jagoan mereka Natalie Glebova, 26, Miss Universe 2005 Pailin Rungratanasunthorn, 25, Miss Earth Thailand 2006 Ratu Kecantikan, Thailand Amazing Race musim ini tak berkesan tanpa wanita-wanita cantik bermata dan berkaki indah Pailin dan Natalie, tim mereka adalah tim tercantik yang pernah mengikuti acara ini – pernah mengikuti ajang Miss Universe dan menjadi pemenang! Pailin Rungratanasunthorn yang berusia 25 tahun menjadi runner up kedua Miss Thailand Universe 2006 dan juga mewakili negaranya sebagai Miss Thailand Earth 2006. Teman baiknya adalah Natalie Glebova, wanita berusia 26 tahun ini pernah menjadi Miss Universe. Natalie membawa pulang mahkota dan gelar dari kompetisi yang diadakan di Bangkok, Thailand pada tahun 2005. Wanita cantik berdarah Rusia Kanada asal Tuapse, Rusia mewakili Kanada di ajang ini dan orang Kanada kedua yang mendapatkan gelar tersebut. Tidak heran kontes kecantikan adalah bagian dari diri mereka, bertemu di kontes Miss Thailand Universe 2006 dan bersahabat sejak itu. Pailin juga menjadi pengiring pengantin saat Natalie menikah dengan pemain tenis peringkat atas Thailand, Paradorn Srichaphan, pada November 2007. Tapi bukan hanya kecantikan saja yang merekatkan hubungan mereka. Keduanya memiliki jiwa bisnis dengan menjalankan bisnis mereka. Pailin memiliki perusahaan produsen mainan, kaos dan barang-barang yang dijual secara online, sementara Natalie menjual produk kecantikan ke luar Thailand. Menggambarkan dirinya, Pailin mencatat keputusannya untuk berpartisipasi dalam The Amazing Race, "Saya sangat kompetitif dan ingin melakukan sesuatu untuk mencurahkan energi saya." Menyetujui perkataan Pailin, Natalie menambahkan, "Kami berdua sangat kompetitif dan tidak bisa kalah. Kami suka traveling, senang melakukan hal yang memicu adrenalin, ingin mengalami kebudayaan-kebudayaan baru dan belajar banyak." Dengan kedua latar belakang itu, traveling telah menjadi alam kedua mereka. Pailin telah menjelajahi Jepang, Cina, Afrika Selatan, dan Mesir sementara Natalie, selain mengikuti kontes kecantikan di seluruh dunia, telah menghadiri G8 Summit di New York, dan sebagai konsultan HIV/AIDS telah pergi ke India dan Afrika. Setelah menghabiskan waktu lama di dunia kontes kecantikan, pasangan ini tahu apa yang harus dilakukan ke depan. Setelah mengamati acara ini di televisi, duo cantik ini siap mengalami tantangan di ajang kompetisi ini. Natalie menambahkan, "Kami senang mencoba hal baru. Berikan kami bungee jumping, parachuting, paragliding dan parasailing kapan pun!" Ia menambahkan, "Kami berjiwa kompetitif, kami telah terbentuk dan kami akan mengalahkan yang lain." Wanita-wanita ini telah mempersiapkan diri untuk berbagai macam rintangan seperti The Amazing Race Asia musim-musim sebelumnya. Yang mengherankan, strategi mereka untuk menang adalah menjadi cadangan "terbang di bawah radar". "Kami berharap tidak ada yang menggap serius kami hingga kami tidak dianggap sebagai ancaman, hingga semuanya terlambat setelah mereka menyadarinya." Sam Wu, Dosen, 32 Vince Chung, Komedian & Pembawa Acara, 32 Sahabat, Hong Kong Keduanya memulai semuanya sebagai guru, namun di waktu senggang, salah seorang dari mereka adalah ahli kata-kata, sementara yang lain pemain kata-kata. Vince Matthew Chung, mantan guru sekolah dasar yang menjafi komedian dan pembawa acara, dan sahabtnya Samuel Wu, seorang dosen yang menjadi pemain peringkat atas permainan kata online, Prolific. Bagi mereka yang belum tahu, Prolific adalah puzzle kata-kata yang mirip dengan permainan Boggle klasik dan acara ini akan menunjukkan betapa cepatnya duo ini, yang akan menjadi tim andalan Hong Kong. Saling bertemu tiga tahun lalu saat bekerja di Hong Kong, pria-pria berusaia 32 tahun ini menjadi teman dekat karena minat yang sama dalam akting, membawa acara, komedi dan yang paling penting, berpesta. Mereka bertemu dalam sebuah pesta dan semuanya menjadi luar biasa setelah itu. Vince berkata dengan bercanda, Sam "tidak akan meninggalkan tempat di mana ada makanan." Ini tidak akan menjadi yang pertama bagi dua sahabat ini mengikuti acara kompetisi bersama. Vince menjadi finalis kompetisi komedi no-1 di negaranya, "The Funniest Person in Hong Kong", dan jika anda mendengar Sam bercerita, hal-hal lucu pasti keluar dari mulutnya. "Saya sangat bangga padanya,” kata Sam antusias. "Semua itu lelucon-lelucon saya, tapi dia tidak mengakuinya." Satu hal yang menjadi masalah bagi mereka adalah keadaan alam yang memicu konfrontasi. Sam juga harus menghadapi masalah ketakutan secara fisik karena ia takut jarum dan lebah. Ia mengatakan, "Saya pernah dirawat di rumah sakit setelah tersengat lebah di kepala saat aku berusia empat tahun, saya punya fobia berat dan jika ada yang terbang di dekat saya, secara otomatis saya membeku." Inilah mengapa Sam menganggap bahwa Vince lebih fisikal, dan ia akan mendapat bagian yang berpikir. Apa strategi yang menyeluruh dari mereka? Sam mengatakan "selalu menjadi bagian dari kelompok dan memimpin kelompok ini dalam acara ini." Bagaimana bila tidak berhasil? Vince bergurau, "Saya akan bawa kulit pisang dan meletakkannya di jalan supaya tim di belakang kami terpeleset." Ya, Vince lebih kompetitif dalam pasangan ini, karena menjadi yang tertinggi adalah motonya. Vince juga bergabung dalam berbagai tim olahraga, mulai dari softball, baseball hingga sepak bola dan sudah berkompetisi sejak berusia enam tahun hingga menginjak bangku kuliah. Jangan abaikan Sam karena ia dapat berjuang sendiri dalam usaha-usahanya. Pada tahun 2001, hasrat untuk menurunkan berat badan telah membuat Sam melakukan diet dan mengurangi 20 kg selama lima bulan. "Berat badan saya turun dari 80kg ke 60kg, melalui olahraga dan diet," katanya. Satu hal yang pasangan ini lakukan adalah menjalankan setiap pengalaman di kompetisi ini karena ini dapat menjadi kesenangan terakhir mereka, karena Vince akan meninggalkan Hong Kong di masa mendatang. Anda mungkin berkata ini sesuatu yang tidak rugi untuk dilakukan, tapi segalanya harus diperjuangkan. Neena Rai, model, artis, 24 Amit Rai, konsultan real estate, 27 Sepupu, India Bila ada yang mengkhianati keluarga untuk mendapatkan apa yang diinginkan, kesempatan apa yang dimiliki tim lain? Contohnya Amit Rai, 27. Satu hal yang ia tidak dapat lupa mengenai sepupunya, Neena Rai, 24, yang pernah menjadi pramugari, tidak pernah memperkenalkannya pada teman-teman model atau pramugari. Jadi daripada mengandalkan pertolongan keluarga, ia menyelesaikan masalah dengan caranya sendiri. "Saya mencuri handphone-nya dan mengambil nomor telepon teman-teman modelnya, dan menelepon mereka sebagai pencari model,” konsultan media dan real estate. Sekarang, setelah mendapat nomor-nomor itu adalah hal yang berbeda, karena tujuannya hanya ingin memperkenalkan India dan jika menang The Amazing Race Asia, membuat bangsa India di manapun berada bangga dengan keberhasilan mereka. Namun ia menambahkan "Hadiah uangnya juga menggoda." Sementara sepupunya tertantang dengan kompetisi ini, penggemar acara reality show televisi ini berharap dapat mempromosikan namanya dalam The Amazing Race Asia yang akan meningkatkan karir model dan seninya. Setelah saling mengenal kehidupan mereka satu sama lain, dan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk melihat baik buruk masing-masing, pasangan ini peracaya mereka siap dengan apa pun yang akan terjadi dalam kompetisi ini. Pada kenyataannya, melihat mereka berdua, tampaknya mereka memiliki memiliki keinginan untuk menghasilkan sesuatu bersama, dan memperlakukan lebih seperti saudara daripada sekedar sepupu. "Kami telah melewati hidup, pendidikan dan tekanan bersama dan kami memiliki ikatan ini." Namun dengan keluarga, selalu ada drama yang diharapkan. Neena menambahkan, "Kami berdua adalah kutub yang berlawanan dalam segala hal tapi masih dapat berjalan beringingan seperti rumah yang terbakar. Kami sama-sama orang yang melodramatik. Sementara reaksi saya pada situasi tertentu dapat sangat keras, reaksinya menenangkan saya juga tidak kalah keras." Bagaimanapun, ada elemen-elemen yang ia dapat bawa ke dalam tim, seperti pengalaman terbangnya selama menjadi pramugari. Rencana permainannya adalah membuat tim lain tidak mengunggulkannya. "Saya berniat tidak menunjukkan sisi kompetisi dengan peserta lain dan membiarkan semua orang berpikir saya cantik dan tak berotak," katanya. Satu hal yang harus dikuasai adalah kesabaran. "Saya sangat tidak sabar dan cendeung berpikir negatif. Dan Tuhan menolong saya dengan kedisiplinan saya.” Ia juga harus berurusan dengan sepupu yang lebih sering menyerah pada banyak hal. "Ia sengaja mulai menyerah atau kalah dalam permainan karena ia mudah terganggu dan tidak sabar,” katanya. Bagi Amit, Neena yang membuatnya fokus pada kompetisi ini dan memainkan peran sebagai tim yang tidak diunggulkan, dan tentu saja, bekerja dengan ketidaksabarannya. "Saya berniat menunjukkan kepada tim lain bahwa kami tidak cukup bagus dan seperti kura-kura memenangi perlombaan, lambat tapi pasti." Niatnya adalah tetap semangat, tenang dan fokus, dan menikmati kompetisi. “Saya dapat mengatasi tekanan dan orang-orang yang sedang stres,” tambahnya. Niroo Asrani, aktor, 53 Kapil Asrani, Eksekutif Human Resource, 25 Ayah dan Anak, India Hidup membicarakan kesempatan dan kadang-kadang, keharusan untuk belajar cepat ketika dilempar ke kedalaman. Bagi tim ayah dan anak Niroo dan Kapil Asrani, yang terakhir tidak lebih benar, atau tertulis. Sebagai anak, Kapil ingin belajar bagaimana berenang dan ayahnya melakukannya dalam sekejap, dengan menarik dan menceburkannya ke kolam. "Cara ayahku yang mencemburkan saya ke kolam renang untuk mengajari saya renang, mengatakan banyak hal tentang karakter ayah saya," ujar Kapil becanda. Kabar baiknya adalah Kapil dapat belajar dan berhasil mempererat hubungan ayah dan anak ini. Pada kenyataannya, Niroo dan Kapil menggambarkan dua teman, tidak seperti antara ayah dan anak. Niroo yang saat ini menikmati waktunya sebagai seorang aktor di usianya 53 tahun. Sedangkan Kapil berusia 25 tahun, kurang dari setengah usia ayahnya, tapi eksekutif human resource ini memiliki minat yang sama, dengan antusiasme lebih dalam kompetisi ini. Salah satu alasan mengapa Kapil ingin mengikuti acara ini, di samping ingin melihat dunia dengan format kompetisi, ia ingin lebih dekat dengan sang ayah. Ini mungkin menjelaskan mengapa pasangan ini belum merancang strategi dalam kompetisi ini dan akan menjalankan kompetisi ini satu langkah dalam satu waktu. Kapil mengatakan, "Strategi kami adalah melakukan ini dengan semangat dan menghadapi apa pun yang menghadang. Bila kamu siap dengan segalanya, semua jadi mudah.” Dan sang ayah berkata, "Kami tidak suka meniru. Kami akan menyebrangi sungai saat kami sampai di sana." Ketika menghadapi tantangan, Kapil tidak memiliki masalah ketika ayahnya mengambil alih, karena dia sudah terbiasa, tapi bukan seperti yang anda pikirkan. Diluar luar keluarga, pasangan ini juga merupakan bagian dari perusahaan peran yang sama, dimana Niroo berperan sebagai sutradara aktor dengan anaknya sebagai salah satu aktornya. Kapil berkata “ meskipun berbagi hubungan ayah dan anak, kami lebih dari sekedar teman. hal ini jarang terlihat dalam suatu bentuk hubungan” Perilaku mengikuti ayah ini berakar dari kenyataan bahwa pada suatu kesempatan Kapil tidak pernah mendengarkan dan selalu membiarkan rasa percaya dirinya yang berlebihan mengambil alih, tindakannya “merusak pertunjukkan” kata Niroo. Hari-hari itu telah berlalu dan Kapil tumbuh sebagai aktor, dan hal yang paling membanggakannya sebagai ayah dan sutradara adalah ketika Kapil memenangkan penghargaan selama pertunjukkan yang disutradarai oleh Niroo. Meskipun memiliki jalan singkat, Kapil selalu berusaha tenang walaupun berada dalam tekanan. Kekuatannya, menurut dia, adalah untuk menikmati meskipun pada saat yang paling membuat stres sekali pun, tergantung kepada kemampuan komunikasinya dan bertumpu pada pada kemampuannya untuk berpikir dengan tenang. Orang yang berbeda dengannya adalah Niroo, meskipun memiliki banyak pengalaman peran akhir-akhir ini, dia merupakan seorang insinyur mesin. “Latar belakang teknik mesin saya, kemampuan analitis saya dan kemampuan saya membaca arah merupakan kekuatan saya yang sesungguhnya,” kata nya. Dan jika mereka menang, pasangan ini juga mengejar hadiah uang untuk memperluas kelompok teater mereka. “Kami akan menggunakan uang ini untuk membangun sebuah panggung teater yang sudah lama ingin saya bangun atas nama mentor saya” kata Niroo. William Hong, host & agen program olahraga Tv, 26 Isaac Hong, Agenolah raga, 29 Saudara, Korea Selatan Kedua bersaudara ini tahu bagaimana mencetak gol pada saat pembukaan, melihat bagaimana kedua bersaudara ini selalu bersama di dalam arena sepak bola korea – mereka adalah komentator olahraga dan agen sepak bola bagi pemain profesional dalam olah raga yang menjadi favorit di Asia tersebut. William dan Isaac Hung sudah pasti memiliki misi membawa permainan mereka ke The Amazing Race Asia, karena ini adalah kali pertamanya di mana tim dari Korea Selatan ikut serta dalam perlombaan ini. "Nasionalisme merupakan sesuatu yang besar di Korea dan William serta saya yakin bahwa kami bisa berada dalam pertunjukan, dan bisa menunjukkan kepada semua orang perilaku positif dan enerjik kami” kata Isaac, 29. Perilaku lah yang telah membawa kesuksessan kepada kedua bersaudara ini dalam hidup mereka, semenjak mereka berdua terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan sepak bola selama Piala dunia 2002 di Korea Selatan. Sampai ketika mereka menjadi agen pemain sepak bola, mereka berhasil melakukan negosiasi dalam melakukan transfer seorang pemain sepak bola Korea pindah ke Liga utama Spanyol. Jadi memang, kerja sama dan saling mengandalkan satu sama lain merupakan suatu penopang yang baik dalam hubungan mereka, karena mereka tidak hanya tumbuh besar secara bersama-sama, namun juga mereka bekerja di kantor yang sama dan bahkan mereka tinggal di apartemen yang sama. "Meskipun kami bersaudara, kami memiliki perilaku yang berbeda. Menurut saya karena kami pernah tinggal terpisah untuk beberapa lamanya. Bagaimana pun, hal itu baik bagi kami, karena kami bisa melihat segala sesuatu hal dari sudut pandang yang berbeda,” ujar William, 26. Dan hal ini sangat membantu sekali bahwa Isaac merupakan penggemar berat "TARA freak" Sebagai tambahan, Isaac mengaku seluruh episode TARA semenjak diproduksi, baik versi Amerika maupun versi Asia. Dipasangkan dengan rasa percaya diri dan pengalaman keliling lebih dari 8 negara di dunia, seperti merupakan pilihan yang tepat untuk turut serta dalam perlombaan ini. Menurutnya. “TARA adalah program reality show TV favorit saya, dan ini merupakan kesempatan sekali seumur hidup untuk dapat menjadi bagian dari acara ini.” "karena saya pernah pergi ke banyak Negara sebelumnya, saya tahu cara yang cepat untuk mendekati penduduk setempat jadi menurut saya ini merupakan senjata rahasia saya” kata Isaac. "Memenangkan perlombaan ini akan memberi arti yang sangat besar untuk saya karena TARA merupakan favorit saya seumur hidup” kata Isaac, yang sangat gembira ikut serta dalam perlombaan ini, dan menjadi role-model bagi pemirsa seperti kontestan sebelumnya bagi dirinya. "Saya banyak belajar dari kontestan sebelumnya bahwa perilaku positif akan menghasilkan banyak hal yang hebat dan mereka mengajarkan saya bagaimana hidup dengan keinginan dan energi yang lebih besar. Saya harap nanti, tidak hanya orang Korea tapi juga seluruh Asia dapat melihat apa saja kemampuan yang dua bersaudara ini miliki untuk mencapai tujuan akhir kami dengan usah-usaha yang positif pula.” William bagaimana pun, Tidak memilki pemikiran seperti itu. William ingin merayakan kemenangannya dengan beristirahat yang panjang. ”Saya akan berlibur ke suatu tempat dimana saya tidak harus ikut dalam suatu perlombaan." Ida Nerina, aktris, sutradara, produser, 44 Tania Khan, property developer, 36 Aktris & Bangsawan, Malaysia Tidak ada kemarahan seperti yang dilampiaskan oleh seorang wanita yang sedang marahi, atau membuat sekelompok 13 orang wanita menjadi begitu marah. Seperti satu kasus yang melibatkan seorang wanita Malaysia, 44 tahun, dan teman dekatnya Tania Khan, 36 tahun, di suatu resort yang mahal dari pesta, karpet yang terbakar, manajemen hotel dan bahkan polisi dan campuran semuanya merupakan kekuatan yang dimiliki seseorang yang dapat menunjukkan apa yang akan dilakukan oleh kedua orang ini untuk mendapatkan apa yang layak mereka dapatkan. Ida mengenang, "Kami semua, sejumlah 13 orang ditahan oleh pihak manajemen hotel yang menyalahkan kami atas karpet yang terbakar yang bukan disebabkan oleh kami. Bahkan polisi pun terlibat. Kejadian itu membuat saya trauma.” Mereka tetap merasa tidak bersalah namun pihak hotel menolak untuk melepaskan mereka dan bahkan mengunci pintu keluar. Karena trauma, kami membuat kerusuhan di pesawat,” tambah Tania. Anak dari seorang perempuan berusia 11 tahun dan bayi berusia 10 bulan, yang meskipun malu mengakui peristiwa tersebut, menunjukkan kekuatan terpendamnya. Jadi sekarang hanya tinggal mereka berdua saja, bukan berarti yang mereka menjadi lemah. Jika sejarah berlalu terus, mereka bukan sasaran yang mudah karena masalah usia dan reputasi mereka. Di atas kertas, mereka adalah dua orang yang sangat berbeda – Ida, seorang aktris rumahan dengan 16 film yang pernah dibintanginya, Ida lebih dikenal sebagai seorang bintang media dibandingkan sebagai property developer. "Kami berdua sama-sama baik hati, dramatis, setia kepada teman dan kadang teledor. Kami sering kami yang pertama terjun ke dalam suatu petualangan yang sangat jauh dan dalam,” Ida menggambarkan kesamaan-kesamaan mereka. "Tania dan saya berpikir bahwa akan sangat menyenangkan jika kita mencoba bersamaq-sama pula. Tania senang pada permainan petualangan dan selalau gembira dekat saya dan sama dramatisnya seperti saya,” kata Ida. Satu hal yang mereka berdua ingin raih, selain membawa pulang hadiah utama, adalah kesempatan melihat dunia dari sudut pandang yang baru. Ida mengakui, “ kami telah berbagi beberapa perjalanan yang hebat dan menyenangkan bersama-sama dan siapa yang lebih baik melihatnya jika kami bisa membawa dunia di dalam tas kamu jika tidak satupun dari kami yang pernah melakukannya. (mengacu pada kegiatan backpacking).” Pemirsa yang bukan teman Tania dan Ida pasti akan kaget jika tau mereka ikut dalam perlombaan ini. Penggemar acara TARA ini memiliki banayk bakat alami yang bisa mereka andalkan untuk tetap vertahan di dalam perlombaan ini. Tania berkomentar mengenai hal ini, “ saya cukup baik dalam mencari jalan pintas dalam berbagai hal” saya sangat ramah dan selalu membantu menyelesaikan suatu hal jika anda memebutuhkan bantuan” Kami berharap, Hopefully, karakteristik ini akan akan membantu kekurangan mereka termasuk keragu-raguan disisi Tania dan sisi lemah untuk Ida, yang tidak hebat dalam berlari katanya sambil bercanda. Di dalam pemikiran yang tenang, terdapat keinginan yang sangat besar untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jadi sebaiknya tim lain tidak melangkahi Ida, atau dia akan melampiaskan kemarahannya kepada mereka. “Saya akan teriak, kemudian meminta maaf kepada siapa pun yang ada di situ” Henry Chan, Koki, 43 Bernie Chan, Presenter TV, aktris, 39 Saudara, Malaysia Para penggemar Asian reality television mungkin mengenali dan pembawa acara Bernie Chan – dia adalah muka Project Runway Malaysia tahun lalu. Namun hanya sedikit pemirsa yang bisa mengenali teman satu tiom nya dalam perlombaan ini, yaitu kakak kandungnya, Henry Chan. Hal ini bukan karena usia 43 tahun tidak terkenal, namun lebih kepada karena dia adalah Kepala juru masak dan pemilik restoran telah menjalani operasi pada tahun 2006. ” pada tahun 2006, saya terjatuh dan rahang saya patah. Saya melakukan operasi perbaikan pada wajah dan mulut saya, dan saya sekarang sudah pulih” kata Henry Chan dengan senyum yang menunjukkan bahwa tidak ada bekas luka dari kejadian pada saat itu. Namun apa yang ada di dalam yang menentukan dan kedua kaka beradik ini berharap bahwa hubungan mereka yang sudah 39 tahun ini akan memberikan hasil. Kata Bernie, 39, “But it is what's inside that counts and the siblings are hoping that their 39 year old relationship will give them an edge. Says Bernie, 39, "mencari pasangan yang tepat adalah setengah dari kemenangan lomba dan Hen adalah satu-satunya orang yang mengerti apa yang sedang saya coba katakan” Hen, tentu saya, adalah nama panggilannya untuk saudara laki-lakinya, merupakan respon terhadap nama Barnie yang dia buat oleh Hen, karena dia tidak bisa mengucapkan namanya yang sebenarrnya, Bernadette, pada waktu kecil. "Saya rasa akan menyenangkan, membuat stress namun menyenangkan. Saya suka berpergian dan saya pikir, jika saya bisa masuk, hal ini akan menjadi tantangan terbesar dalam kehidupan saya,” katanya menambahkan. Mengenai alasan mengapa memilih Henry sebagai pasangan, "Kami tidak benar-benar bertarung, kami berpikir sama dan kami bertindak gila dengan baik.” Namun, jika ada suatu hal yang tidak dapat mereka sharing satu sama lain, adalah masalah perilaku mereka. Hendry lebih pendiam, lebih suka duduk dan menganalisa situasi sementara saudara perempuannya akan menggunakan semua kesempatan yang ada. Seperti yang dikatakan Hendry, “Saya cenderung untuk memikirkan banyak hal terlalu banyak, sementara saudara perempuannya cenderung untuk bertindak dan berpikir kemudian” Bernie menjelaskan, "Saya terlalu impulsif! Jika saya ingin melakukan sesuatu, harus dikerjakan sekarang,” dan ditambahkan, “strategi saya adalah berusaha dan tetap tenang namun selalu bersiap dan siap bekerja dengan insting kami. Faktor keberuntungan juga memainkan peranan penting pula yang menurut saya, merupakan faktor yang positif dan membuat kami senang”. Dalam persiapan ini satu hal yang Henry harus lakukan adalah belajar mengoperasikan transmisi manual. Secara alamiah, pelatihnya adalah saudara perempuannya dan jadwal yang ketat, ini bukan pelajaran terbaik. Groans Henry berujar, "Bernie memberikan saya latihan di saat hujan, di malam hari, di jam puncak lalu-lintas Kuala Lumpur. Namun dari apa yang dipelajarinya dan pelajaran menyetir menunjukkan bahwa pasangan ini telah bekerja sama. Bernie mengakui, "Walaupun saya berteriak pada Hen, ia akan tahu ini bukan sungguh-sungguh dan beberapa detik kemudian kami akan baik-baik saja. Dan ia tidak akan berhenti karena saya." Berhenti adalah hal terakhir yang ada di pikiran Henry, karena ia telah merancang apa yang akan mereka lakukan bila menang. "Kami kembali ke salah satu negara favorit yang kami kunjungi dalam kompetisi ini, tapi kami akan menghabiskan waktu dengan gaya bintang lima." A.D. Chan, freelance writer, sutradara, 34 Faeza (Fuzzie) Sirajudin, guru, 34 Teman selama 15 tahun, Singapore Kebahagian tidak dimulai ntuk menggambarkan lamanya pertemanan antara A.D. Chan dan Fuzzie Sirajudin. Seperti yang selalu dikatakan orang, normal tidak menggambarkan teman kita, sebagaimana mereka menggambarkan diri mereka sendiri, yang secara aneh mendefinisikan hubungan mereka sebagai “pasangan tua yang menikah”. “kami seperti itu, kecuali kami tidak tua, dan kami bukan pasangan”! kata Fuzzie, 34 tahun, seorang pasangan dan guru di suatu pusat bahas Inggeris. Setelah Mereka bertemu di sekolah 15 tahun yang laluHaving met in school 15 years ago, Fuzzie bukan lah apa-apa sehingaa A.D., tahun, sekarang sebagai freelance writer-director untuk TV and T-shirt designer, melihatnya sebagai teman yang potensial. Dia mengatakan "tetapi liat berapa jauh kita sekarang” ini pasti sudah tertulis di bintang bahwa kita memang seharusnya berteman. Dan saya menduga kita akan seperti ini sampai akhir hidup kami.” Maka sangatlah alami ketika audisi untuk acara The Amazing Race Asia 3 datang, saling memilih diantara mereka adalah pilihan yang tepat. Melihat bahwa perlombaan ini sebagai suatu peluang untuk melakukan sesuatu yang berbeda, Fuzzie mengatakan, "hal ini untuk melakukan sesuatu di luar kebiasaan, melakukan sesuatu untuk menguji diri saya dan sesuatu untuk mendefinisikan tahun ini” "hal seperti ini selama ini hanya mimpi untuk dapat berada dalam perlombaan ini. Namun semua pembicaraan mengarah dan menghasilkan sesuatu tahun ini.ketika saya merasakan dorongan yang kuat untuk mengikuti perlombaan ini” kata A.D. Pasangan ini juga adalah pasangan pertama yang mengakui bahwa mereka tidak sempurna untuk perlombaan ini, dengan segala kekurangan yang mereka miliki, namh, tambahnya,” kami sempurna untuk program Tv” Dan hal pertama yang dilakukan Fuzzie adalah menurunkan berat badan untuk perlombaan. A.D. juga melakukan hal yang sama untuk event besar ini, namun alasan bahwa senjata rahasia untuk perlombaan ini adalah karakternya yang kompleks, lebih seperti domba berbulu musang. "karakter saya ditutupi oleh kontradiksi dan kompleksitas, yang membuat saya sulit dikategorikan" katanya. Meskipun mereka saling mengenal selama 15 tahun, kebiasaan yang sudah melekat sangat sudah dirubah, dan satu hal yang harus Fuzzie perjuangkan adalah obsesi A.D. dalam mengendalika perilakunya, seperti yang dikatakan A.D. bahwa sementara dia memiliki toleransi yang rendah terhadap ketidaksempurnaan, she cenderung untuk menganalisa segala sesuatu secara berlebihan dan bisa menjadi sesuatu yang tidak pasti” Dari sisinya, A.D. harus berjuang dengan kelemahan dari kekuatan fisik pasangannya diantara banyak hal lainnya, keata Fuzzie bercanda, yang menambahkan, "ada pula 'over-drama-ness' saya yang membuat saya mudah menjadi impuilsif dan kurangnya perhatian saya terhadap hal-hal yang detail dan daya ingat saya yang lemah” Tujuan mereka mengikuti perlombaan ini bukanlah mengenai ketenaran atau uang, namun kesenangan yang akan mereka nikamati dan rasakan. Kata A.D., "Siapa yang tidak mau menyaksikan dua orang yang tidak seperti orang pada umumnya mengikuti lomba? Semua orang menyukai underdog” Fuzzie menambahkan, "apakah tadi kita bilang bahwa kita lemah?” Visa Sarasas (Mai), aktris & model, 24 Oliver Faivre, model & mahasiswa, 26 Friends, Thailand Oliver awalnya adalah teman saudara lelaki Mai, dan Mai petama kali mengenalnya saat ia berkencan dengan salah satu teman Oliver. Takdir menyatukan mereka, tapi tidak dalam romandsa, tapi sebagai sahabat. Dalam satu hal, aktris dan model Visa Sarasas, atau Mai panggilan akrabnya, adalah seseorang yang membuat Oliver Faivre dapat berlaku secara alamiah di hadapannya. "Ia adalah satu-satunya perempuan yang membuat saya bisa berbicara dengan normal,” kata model dan mahasiswa berusia 26 tahun ini, tambahnya, "Saya juga tidak perlu harus bersikap sopan padanya.” Kejujuran itu adalah hasil dari hubungan pertemanan mereka selama tujuh tahun dan sepasang teman ini memutuskan untuk ikut serta dalam kompetisi setelah Mai mengajak Oliver dan lekai itu menyetujuinya. "Saya mengajaknya karena saya pikir ia sangat potensial maju dalam kompetisi ini dan dapat menghadapi segala situasi yang mungkin terjadi," ucap aktris yang telah membintangi banyak film dan acara televisi di Thailand ini. Bila kamu bepikir bahwa ia adalah selebriti yang terbiasa dengan asisten dan mengandalkan pembantu, pikirlah lagi. Untuk video audisinya, Mai mengikat rambutnya secara sederhana (tanpa make up) berbicara di depan kamera, dan kenyataannya, kehidupan aslinya bukanlah apa-apa seperti perannya di TV dan sampul ajalah. Mai mengatakan, "Saya mengikuti The Amazing Race Asia karena saya ingin mengelilingi dunia dan berkompetisi dengan diri saya sendiri.." Setelah mengetahui cerita-ceriita tentang pasangan-pasangan yang berakhir dengan konfrontasi dalam kompetisi ini, Mai bersyukur bahwa tim-nya tidak sampai mengalami hal itu. "Nyatanya teman satu tim saya adalah laki-laki, dan kami tidak berpacaran, jadi saya pikir kami tidak akan bertengkar seperti mereka yang berpacaran,” tambah Mai. "Saya memiliki teman satu tim yang kuat dan saya seorang perempuan yang kuat juga. Kelemahan kami mungkin adalah kenyataan bahwa kami tidak pernah bekerja sama dalam satu tim jadi saya tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi saat kami melakukan itu." Olive meyakinkan, "Anda tidak perlu khawatir tentang pertengkaran. Kami bertengkar tapi kami bersenang-senang. Kami akan membuat acara ini menarik." Bukan masalah bagi Oliver, karena ia menganggap kompetisi ini sebagai kesempatan bertemu dengan orang-orang baru, dan mungkin menghasilkan sesuatu yang bermanfaat juga Allan Wu kembali membawakan acara musim ketiga AXN The Amazing Race Asia, Allan adalah kombinasi karismatik pria berotak dan berotot. Lulus dengan gelar Bachelor of Arts dari the University of California-Berkley, lelaki berdarah Cina kelahiran Amerika ini juga telah menjalani banyak pelatihan di berbagai institusi di San Francisco, Taiwan dan Hong Kong. Selain memperoleh sertifikasi berbeda, lelaki pemilik tubuh setinggi enam kaki ini memiliki kemampuan berbahasa Inggris, Mandarin dan Cantonese, dan pernah menjadi supermodel dunia dan Singapura, pembawa acara MTV Taiwan’s Party Zone, MTV International Top 20 dan Most Wanted, juga ikon berbagai merk internasional. Selain menjadi pembawa acara dan modeling, Allan juga dikenal karena penampilannya di acara reality show Amerika Fear Factor. Dalam Fear Factor, penonton di seluruh dunia menjadi saksi pesona lelaki bertubuh atletis ini. Kharisma Allan menaklukkan hati para fans dari seluruh Asia. Saat ia tidak sibuk mengelilingi dunia, atau tidak sedang memenuhi hasratnya melakukan snowboarding, skii, tenis dan Shaolin Wushu, ayah dari anak perempuan bernama Sage dan anak laki-laki bernama Jonas serta suami dari aktris Singapura Wong Li-Lin ini menghabiskan waktu di rumah. FACT SHEET THE AMAZING RACE ASIA Tentang program Tim: •Tiap tim terdiri dari 2 orang dengan hubungan yang telah terjalin sebelumnya. •Kedua peserta berusia di atas 21 tahun, memiliki surat izin mengemudi yang dan paspor internasional dan dokumen perjalanan yang masih berlaku. •Seluruh peserta harus dapat berbahasa Inggris. •Total 10 tim akan diseleksi untuk kompetisi ini. •Kontestan harus bekerja atau tinggal di Asia (selain Timur Tengah, Australia dan New Zealand). Hadiah: •US$100,000. Rute perlombaan: •Seperti versi Amerika, peserta harus menebak tujuan selanjutnya. Misi memasuki area yang tak diketahui sebelumnya menjadi hal yang menarik dari program musim-musim sebelumnya. Ketidaktahuan akan medan juga menambah ketegangan bagi peserta dan membuat mereka berada di arena permainan. Pembawa acara: • Aktor Cina kelahiran Amerika Allan Wu kembali hadir membawakan musim ketiga Amazing Race Asia. Allan adalah kombinasi otak dan otot yang karismatik. Lulus dengan gelar Bachelor of Arts dari the University of California-Berkley, Allan merupakan sosok yang dicari dalam dunia pertelevisian di Asia. Selain membawakan acara The Amazing Race Asia, akting dan menjadi juru bicara merk-merk internasional, Allan juga dikenal dengan penampilannya dalam serial reality show Amerika Fear Factor. AXN & The Amazing Race Asia AXN – saluran pilihan untuk program-program reality show petualangan AXN telah menjadi kanal internasional unggulan di Asia, sangat sukses dengan campuran unik program aksi dan petualangan. Memelopori reality show di Asia, AXN telah mempersembahkan kepada penonton-penonton Asia program-progam realitas peringkat atas dunia seperti Survivor, Fear Factor, The Contender dan tentu saja The Amazing Race. Dengan total penonton rumah tangga lebih dari 83 juta di seluruh Asia (termasuk 40 juta penonton setia di Cina), The Amazing Race telah menjadi serial di AXN yang disaksikan oleh jutaan penonton di setiap episodenya. The Amazing Race Asia – Produksi Orisinil Terbesar AXN Pengumuman The Amazing Race Asia dilakukan pada tanggal 17 Oktober 2005 setelah Sony Pictures Television International’s (SPTI) AXN Asia menandatangani kontrak dengan Buena Vista International Television-Asia Pacific (BVITV-AP). Berkenaan dengan ini, AXN Asia memperoleh hak menyiarkan program peraih 7 kali Emmy Award® untuk kategori serial kompetisi realitas The Amazing Race. Seiring dengan tujuan utama AXN untuk menjadi ispirasi dengan beberapa initiatif dalam rangka mempromosikan pilar kunci baru, AXN Original, dalam strategi programingnya. AXN Original, seperti namanya, mengarah pada produksi orisinil AXN, termasuk ide-ide yang dikonsep dari goresan. Produksi-produksi orisinil seperti itu termasuk acara-acara luar yang dibuat khususnya untuk TV, seperti “AXN Challenge” dan “AXN Xtreme”, seperti juga acara dengan hak mereproduksi dan mengadaptasikan program ke produksi Asia, contohnya “Mondo Magic Singapore”, “Who Dares Win India Special” dan “The Amazing Race Asia”. The Amazing Race Asia adalah karya terbesar AXN Original – proyek yang menarik perhatian seluruh Asia, tidak hanya dengan usaha-usaha produksinya, tapi juga tingkat partisipasi Asia dan penjualan dan pemasaran seluruhnya serta iklan dan kampanye promosi. The Amazing Race Asia adalah proyek untuk menggaungkan AXN Original. Proyek “WOW” ini merupakan kunci meningkatkan AXN sebagai merk ke tingkat yang lebih tinggi. AXN telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk mendukung proyek ini untuk memastikan ini akan menjadi sukses besar dan menghibur bagi penonton. Produksi ini ditangani oleh beberapa pekerja pertelevisian Asia yang digabungkan dengan tim inti yang telah bekerja untuk produksi Amazing Race versi Amerika, untuk memastikan produksi dibuat dengan kualitas tinggi. Dengan dua musim sebelumnya yang mencetak sukses dan menyedot perhatian jutaan penonton di Asia, karya ini menunjukkan inovasi dan kepemimpinan AXN di industri ini.
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||









